PERSIB Dominasi Permainan, Persijap Tahan Imbang 0-0 di Babak Pertama Laga Pamungkas

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I BANDUNG - Persib Bandung masih belum mampu memecah kebuntuan saat menghadapi Persijap Jepara pada babak pertama laga pamungkas Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Meski tampil dominan sejak menit awal pertandingan, Maung Bandung harus puas menutup 45 menit pertama dengan skor kacamata 0-0.

Laga penentuan tersebut berlangsung dalam tensi tinggi. Dukungan ribuan bobotoh yang memadati GBLA membuat atmosfer pertandingan terasa begitu panas sejak peluit awal dibunyikan wasit asal Korea Selatan, Ko Hyungjin.

Baca juga: Persib Bidik Three-Peat di GBLA, Persijap Datang Bawa Misi Gagalkan Pesta Ju

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menurunkan komposisi terbaiknya demi mengamankan hasil maksimal. Di bawah mistar, Teja Paku Alam dipercaya menjaga gawang. Lini pertahanan diisi Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba. Sementara sektor tengah dikawal Adam Alis bersama Frans Putros.

Untuk menopang lini serang, Beckham Putra Nugraha, Thom Haye, dan Rosembergne “Berguinho” Da Silva bergerak di belakang penyerang utama Andre Jung.

Sejak awal pertandingan, PERSIB langsung tampil agresif dan mengambil kendali permainan. Thom Haye menjadi pemain pertama yang memberikan ancaman lewat tendangan jarak jauh pada menit keempat. Namun, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Persijap.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan skuad Maung Bandung. Satu menit kemudian, kembali Haye mencoba peruntungannya. Kali ini sepakan kerasnya hanya menghasilkan sepak pojok yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Persijap yang sempat tertekan berusaha meredam agresivitas tuan rumah dengan memperketat lini pertahanan. Kendati demikian, PERSIB tetap mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Pada menit keenam, tandukan Berguinho masih belum menemui sasaran.

Peluang berikutnya hadir melalui Federico Barba pada menit ke-14. Memanfaatkan sepak pojok Thom Haye, bek asal Argentina itu berhasil menyambut bola dengan tandukan keras. Sayang, arah bola masih melenceng dari target.

Dominasi PERSIB terlihat jelas sepanjang 20 menit pertama. Serangan dibangun dari kedua sisi lapangan dengan tempo cepat. Berguinho beberapa kali merepotkan lini belakang Persijap melalui akselerasi dan pergerakan tanpa bola.

Baca juga: Persebaya Harus Waspada, Tavares Sebut Persik Kediri Bukan Lawan Mudah

Pada menit ke-20, pemain asal Brasil tersebut kembali mengancam melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Namun bola kembali melayang di atas mistar gawang yang dikawal Muhammad Ardiansyah.

Selepas menit ke-20, Persijap mulai berani keluar menyerang. Tim asal Jepara itu perlahan mampu melepaskan diri dari tekanan dan menciptakan peluang berbahaya. Salah satunya datang dari tandukan Dicky Kurniawan yang sempat membuat publik GBLA terdiam. Beruntung bagi PERSIB, bola masih melambung tipis di atas gawang Teja Paku Alam.

Meski demikian, PERSIB tetap lebih dominan dalam penguasaan bola. Pada menit ke-25, aksi individu Berguinho di sisi sayap menghasilkan sepak pojok. Lagi-lagi Federico Barba memperoleh peluang emas melalui sundulan, tetapi bola hanya melebar di sisi gawang Persijap.

Peluang terbaik PERSIB hadir pada menit ke-33. Sebuah skema serangan rapi berhasil membongkar pertahanan lawan dan memberi ruang bagi Adam Alis di depan gawang. Namun sontekan gelandang andalan tersebut justru menyamping di sisi kanan gawang Persijap.

Baca juga: Barba Tegaskan PERSIB Siap Tempur Hadapi Persijap di Laga Penentuan Super League

Dua menit berselang, Adam Alis kembali memperoleh kesempatan emas melalui sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Kali ini penjaga gawang Persijap tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang tuan rumah.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, tekanan PERSIB semakin intens. Beckham Putra dan Thom Haye aktif mengalirkan bola ke lini depan, sementara Andre Jung terus berusaha membuka ruang di area pertahanan Persijap.

Namun kokohnya pertahanan Persijap serta disiplin para pemain belakang membuat PERSIB kesulitan menuntaskan peluang menjadi gol. Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Hasil sementara tersebut membuat pertandingan dipastikan berjalan semakin sengit di babak kedua. PERSIB membutuhkan kemenangan untuk mengamankan hasil terbaik di laga pamungkas musim ini, sementara Persijap menunjukkan perlawanan kuat dengan pertahanan disiplin dan serangan balik cepat.(ban)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru