MERAHPUTIH I JAKARTA – Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga (IKA FH UNAIR) periode 2025–2030 terus mematangkan berbagai agenda strategis menjelang pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026 di Kampus Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya.
Setelah sebelumnya melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Abdul Qohar Affandi serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga menjabat Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) sekaligus Pelindung IKA FH UNAIR, jajaran pengurus kembali melakukan langkah konsolidasi dengan mengunjungi Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Baca juga: Jaringan Alumni Jadi Fokus, IKA FH UNAIR Siapkan Pelantikan Pengurus Baru
Rombongan pengurus IKA FH UNAIR diterima langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., di Kantor Pusat Mahkamah Agung RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua MA didampingi Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial Dr. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.H., Wakil Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Bidang Yudisial H. Suharto, S.H., M.Hum, Hakim Agung Sutarjo dan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi Dr. Ansori, S.H., M.H.
Sementara dari pihak IKA FH UNAIR, rombongan dipimpin Ketua IKA FH UNAIR Syaiful Ma’arif bersama sejumlah pengurus, di antaranya Andi Rahmean Pohan, Boedi Prijo Soeprayitno, Edward Dewaruci, Indah Wahyuni, Lilik Pudjiastuti, Kukuh Pramono Budi, Frederick J.K., Sonya Natalia, Minola Sebayang, Arderio Hukom, Dina Kusuma Ratih dan Oscar Sagita
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan alumni sekaligus membangun kolaborasi yang lebih luas antara alumni Fakultas Hukum UNAIR dengan lembaga-lembaga penegak hukum nasional.
Dalam kesempatan itu, Syaiful Ma’arif menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan kepengurusan baru. Salah satunya adalah penguatan peran alumni dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum.
Menurutnya, alumni FH UNAIR memiliki posisi strategis karena tersebar di berbagai institusi, mulai dari lembaga peradilan, kejaksaan, kepolisian, kementerian, perguruan tinggi hingga sektor swasta. Potensi tersebut perlu disinergikan agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi almamater maupun masyarakat.
Selain penguatan jaringan alumni, pihaknya juga mengusulkan program magang bagi mahasiswa dan lulusan Fakultas Hukum UNAIR sebagai sarana meningkatkan kompetensi serta pengalaman praktis di dunia kerja.
Tak hanya itu, IKA FH UNAIR juga berencana mengembangkan program bimbingan belajar bagi para lulusan yang ingin mengikuti seleksi aparatur sipil negara, khususnya formasi calon hakim. Program tersebut diharapkan dapat membantu mencetak generasi baru insan hukum yang profesional dan berintegritas.
Baca juga: Reuni Akbar FH Unair 2026, Dari Nostalgia Menuju Kolaborasi Besar Alumni
“Penguatan alumni menjadi salah satu fokus utama kepengurusan. Kami juga ingin menghadirkan program magang dan bimbingan belajar bagi para lulusan yang bercita-cita menjadi hakim maupun mengikuti seleksi CPNS lainnya,” ujar Syaiful dalam audiensi tersebut.
Ia juga menyampaikan undangan kepada Ketua Mahkamah Agung untuk menghadiri pelantikan pengurus IKA FH UNAIR periode 2025–2030 yang akan digelar pada 13 Juni mendatang di Surabaya.
Sementara itu, Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Sunarto menyambut baik kunjungan para alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Ia mengapresiasi inisiatif pengurus IKA FH UNAIR yang berupaya memperkuat jejaring alumni sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan profesi hukum di Indonesia.
Sunarto menilai keberadaan organisasi alumni memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antara lulusan dengan almamater, sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua MA juga memberikan dukungan terhadap rencana penguatan alumni serta program bimbingan belajar yang ditujukan bagi para lulusan yang ingin meniti karier di lingkungan peradilan maupun lembaga pemerintahan.
Baca juga: Musyawarah IKA FH UNAIR Teguhkan Peran Alumni, Syaiful Ma’arif Dipercaya Nahkodai Periode 2025–2030
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi alumni dengan institusi peradilan dapat menjadi langkah positif dalam menyiapkan calon-calon aparatur penegak hukum yang berkualitas.
“Terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi dari IKA FH UNAIR ke Mahkamah Agung. Kami menyambut baik berbagai program yang dirancang untuk memperkuat alumni dan mendukung pengembangan calon-calon profesional hukum,” ujar Sunarto.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Agung juga menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam pelantikan pengurus IKA FH UNAIR periode 2025–2030 yang akan berlangsung di Surabaya.
Audiensi ini sekaligus menjadi rangkaian akhir konsolidasi yang dilakukan pengurus IKA FH UNAIR menjelang pelantikan. Melalui berbagai pertemuan dengan pimpinan lembaga negara dan pemangku kepentingan, organisasi alumni tersebut berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dalam mendukung kemajuan Fakultas Hukum Universitas Airlangga serta pengembangan dunia hukum nasional.
Pelantikan yang akan digelar pada 13 Juni 2026 mendatang diharapkan menjadi momentum lahirnya kepengurusan baru yang tidak hanya mempererat solidaritas alumni, tetapi juga menghadirkan program-program konkret yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, lulusan, almamater, dan masyarakat luas.(pps)
Editor : Redaksi