MERAHPUTIH I BANDUNG – PERSIB Bandung terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027 dengan memperkuat komposisi tim kepelatihan. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh usai musim lalu, manajemen kini resmi menunjuk pelatih fisik asal Kroasia, Karlo Reinholz, sebagai bagian dari staf kepelatihan yang akan mendampingi pelatih kepala Igor Tolic.
Kehadiran Reinholz menjadi langkah strategis Maung Bandung dalam menjaga kualitas kebugaran pemain di tengah padatnya agenda kompetisi yang akan dijalani. Pelatih berusia 36 tahun itu dipercaya menggantikan posisi Miro Petric yang sebelumnya mengabdi selama tiga musim bersama PERSIB.
Baca juga: Persib Perkuat Barisan Kepelatihan, Zlatko Runje Siap Bawa Pengalaman Eropa ke Bandung
Manajemen berharap sentuhan baru dari Reinholz mampu meningkatkan kualitas program latihan fisik sekaligus menjaga konsistensi performa para pemain sepanjang musim.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan perekrutan Reinholz bukan keputusan yang diambil secara instan. Proses seleksi dilakukan bersama pelatih kepala Igor Tolic dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari pengalaman, rekam jejak hingga kesesuaian filosofi kepelatihan.
"Kehadiran Karlo merupakan bagian dari rekomendasi Coach Igor Tolic. Setelah melalui proses evaluasi terhadap rekam jejak, pengalaman, serta kompetensi yang dimilikinya, kami meyakini ia memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk mengemban tanggung jawab sebagai pelatih fisik PERSIB," kata Adhitia.
Reinholz datang ke Bandung dengan membawa pengalaman yang cukup panjang di sepak bola Eropa. Sebelum menerima pinangan PERSIB, ia bertugas sebagai pelatih fisik klub papan atas Bulgaria, Ludogorets Razgrad.
Sebelumnya, pria kelahiran 1 Juni 1990 itu juga pernah menangani aspek kebugaran di dua klub besar Kroasia, yakni NK Osijek dan Dinamo Zagreb. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di kompetisi Indonesia yang dikenal memiliki jadwal padat serta kondisi geografis yang beragam.
Manajemen PERSIB menilai pengalaman bekerja di sejumlah klub dengan standar kompetisi Eropa akan menjadi nilai tambah dalam membangun kondisi fisik skuad Maung Bandung agar mampu tampil konsisten sepanjang musim.
Menurut Adhitia, profesionalisme klub tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain, tetapi juga oleh sumber daya manusia di balik layar. Karena itu, PERSIB terus berupaya menghadirkan tenaga kepelatihan terbaik sesuai kebutuhan tim.
"Kami percaya setiap individu yang bergabung membawa perspektif, pengalaman, dan energi baru bagi tim. Kami berharap Karlo dapat beradaptasi dengan cepat, membangun kolaborasi yang baik bersama seluruh staf kepelatihan dan para pemain, serta segera mengimplementasikan program-program terbaiknya untuk menjaga sekaligus meningkatkan performa fisik tim sepanjang musim," ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan yang akan dihadapi PERSIB pada musim depan dipastikan tidak ringan. Selain bersaing di kompetisi domestik, klub juga dituntut menjaga konsistensi permainan agar mampu memenuhi ekspektasi besar para pendukung.
Karena itu, kesiapan fisik para pemain menjadi salah satu faktor yang dinilai sangat menentukan dalam menjaga stabilitas performa tim dari awal hingga akhir musim.
Baca juga: PERSIB Perkuat Lini Tengah, Gelandang Jepang Gakuto Notsuda Resmi Gabung Maung Bandung
Adhitia juga mengingatkan bahwa bergabung dengan PERSIB berarti menjadi bagian dari salah satu klub dengan sejarah panjang dan basis suporter terbesar di Indonesia. Setiap anggota tim, baik pemain maupun staf pelatih, dituntut mampu memberikan kontribusi maksimal demi menjaga prestasi klub.
"Semua memahami besarnya harapan yang mengiringi perjalanan PERSIB di setiap musim. Kami optimistis Karlo siap menjawab tantangan tersebut dan memberikan kontribusi positif bagi perjalanan tim. Wilujeng sumping, selamat datang, dan selamat bergabung bersama keluarga besar PERSIB," tutupnya.
Dengan bergabungnya Karlo Reinholz, PERSIB kini semakin melengkapi struktur kepelatihan untuk menyongsong musim 2026/2027. Kehadiran pelatih fisik berpengalaman dari Eropa tersebut diharapkan mampu membawa pendekatan latihan yang lebih modern, meningkatkan daya tahan para pemain, serta membantu Maung Bandung tampil kompetitif dalam perburuan prestasi di musim mendatang.(ban)
Editor : Redaksi