MERAHPUTIH I SURABAYA – Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka dengan PSIS Semarang setelah bermain imbang 2-2 pada laga pramusim bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7) sore. Sempat unggul dua gol, Bajol Ijo gagal mempertahankan keunggulan setelah tim tamu bangkit di babak kedua.
Tampil di hadapan ribuan Bonek, Persebaya langsung berupaya menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Dominasi tuan rumah berbuah hasil ketika mampu menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Baca juga: Kebugaran Pemain Persebaya Terus Meningkat, Siap Uji Kekuatan Lawan PSIS di Anniversary Game
Memasuki babak kedua, pasukan Bernardo Tavares tampil semakin agresif. Keunggulan berhasil diperbesar pada menit ke-52 melalui Yann Mabella yang memanfaatkan kesalahan lini belakang PSIS. Tanpa kesulitan berarti, Mabella menaklukkan kiper Rizky Darmawan dan membawa Persebaya unggul 2-0.
Setelah gol tersebut, Persebaya terus menekan pertahanan tim tamu. Miguel Pereira menjadi motor serangan melalui sejumlah aksi berbahaya. Salah satunya ketika ia melakukan serangan balik cepat dan mengirim umpan silang matang kepada Ramadan Sananta. Namun, peluang emas itu gagal dikonversi menjadi gol.
Miguel kembali mengancam beberapa menit kemudian. Lewat aksi individu, ia sukses melewati penjaga gawang PSIS. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih mampu digagalkan bek lawan yang sigap menghalau bola sebelum melewati garis gawang.
Ketika Persebaya gagal menambah keunggulan, PSIS justru mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki. Berawal dari kemelut di depan gawang Reza Arya, penyerang Lorensius Sabda terus memburu bola. Setelah dua upayanya berhasil ditepis sang kiper, ia akhirnya mencetak gol pada kesempatan ketiga untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Baca juga: Belajar dari Senior, Dava Yunna Matangkan Mimpi Tembus Tim Utama Persebaya
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. PSIS bermain lebih percaya diri, sementara Persebaya beberapa kali kehilangan momentum. Meski demikian, Bajol Ijo tetap memiliki peluang menambah gol, salah satunya melalui tendangan jarak jauh Diogo Ramalho pada menit ke-78. Akan tetapi, bola kembali berhasil diblok lini pertahanan PSIS.
Petaka bagi Persebaya datang melalui serangan balik cepat PSIS. Lorensius Sabda kembali menjadi mimpi buruk lini belakang Bajol Ijo setelah mencetak gol keduanya di pertandingan tersebut. Gol itu sekaligus mengubah skor menjadi 2-2.
Pada menit-menit akhir, Persebaya hampir memastikan kemenangan. Francisco Rivera dijatuhkan Akbar Arjunsyah di dekat kotak penalti sehingga tuan rumah memperoleh tendangan bebas dalam posisi yang cukup menguntungkan. Namun, eksekusi Risto Mitrevski masih mampu ditepis kiper PSIS sehingga peluang emas tersebut gagal berbuah gol.
Baca juga: Rachmat Irianto Jadi Perekat Skuad Persebaya, Siap Bangun Soliditas Green Force
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tidak berubah. Hasil imbang itu memang membuat Persebaya gagal menutup laga peringatan hari jadinya dengan kemenangan. Meski demikian, pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Bernardo Tavares untuk membenahi organisasi permainan, terutama dalam menjaga konsistensi setelah unggul.
Laga pramusim ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan Persebaya menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Tim pelatih diharapkan dapat memanfaatkan hasil evaluasi dari pertandingan melawan PSIS untuk menyempurnakan strategi dan meningkatkan soliditas tim sebelum memasuki agenda resmi musim baru.(sub)
Editor : Redaksi