MERAHPUTIH I BANDUNG – PERSIB Bandung menatap ajang Piala Presiden 2026 dengan rasa percaya diri yang tinggi. Meski hanya memiliki waktu persiapan yang terbatas, tim pelatih memastikan kondisi fisik dan kesiapan skuad Pangeran Biru terus mengalami peningkatan sehingga diyakini mampu menghadapi laga perdana melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7/2026).
Turnamen pramusim bergengsi tersebut menjadi ujian awal bagi PERSIB sebelum mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Karena itu, setiap sesi latihan dimanfaatkan secara maksimal untuk mematangkan berbagai aspek permainan, mulai dari kebugaran fisik, penyempurnaan taktik hingga pembentukan mental bertanding.
Pelatih fisik PERSIB, Karlo Reinholz, mengungkapkan bahwa perkembangan para pemain selama menjalani program pramusim berlangsung sesuai harapan. Menurutnya, keterbatasan waktu bukan menjadi alasan bagi tim untuk tampil kurang siap.
"Kondisi para pemain sangat bagus. Kami tidak punya banyak waktu persiapan untuk kompetisi seperti ini. Ini adalah kompetisi resmi, tak sama seperti partai persahabatan. Setidaknya secara psikologis, Anda harus menyiapkan para pemain bahwa ini adalah kompetisi yang sesungguhnya. Jadi kami bertanding untuk merebutkan sesuatu," ujar Reinholz, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal masa latihan, tim kepelatihan telah menyusun program yang mengombinasikan latihan fisik dengan penerapan strategi permainan. Pendekatan tersebut dinilai penting agar peningkatan kondisi fisik berjalan beriringan dengan pemahaman taktik yang akan diterapkan di lapangan.
Dengan metode tersebut, setiap latihan tidak hanya berorientasi pada peningkatan daya tahan maupun kekuatan pemain, tetapi juga membiasakan mereka menghadapi berbagai situasi pertandingan yang mungkin terjadi selama kompetisi.
"Kami mempersiapkan para pemain dengan banyak situasi dan skenario di pertandingan. Kami melakukan integrasi antara bagian pengondisian fisik bersama dengan bagian taktik sepak bola sejak latihan pertama. Kami mencoba mengintegrasikan seluruh hal yang berkaitan dengan performa," jelasnya.
Menurut Reinholz, pendekatan yang menyatukan aspek fisik dan teknis membuat proses adaptasi pemain berlangsung lebih efektif. Para pemain tidak hanya dituntut mencapai kondisi kebugaran ideal, tetapi juga mampu menjalankan instruksi pelatih secara optimal ketika pertandingan berlangsung.
Baca juga: Sekulic Makin Nyaman di Bandung, Tak Sabar Jalani Debut Bersama PERSIB
Selain itu, ia memberikan apresiasi terhadap komitmen seluruh anggota tim yang dinilai menunjukkan profesionalisme tinggi sepanjang masa persiapan. Para pemain disebut mampu menjaga intensitas latihan sekaligus mempertahankan fokus, meski sebagian di antaranya baru tiba di Bandung setelah menempuh perjalanan panjang dari berbagai negara.
Reinholz menyebut pemain-pemain asing yang datang dari Eropa, Argentina, hingga Brasil menghadapi tantangan tersendiri dalam proses adaptasi, terutama terkait kelelahan perjalanan dan penyesuaian kondisi lingkungan. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka selama mengikuti program latihan.
"Dari sudut pandang saat ini, saya sangat puas dengan cara para pemain bekerja setiap hari, seberapa besar usaha yang mereka berikan, dan juga seberapa fokus pikiran mereka. Karena itu tidak mudah, beberapa pemain melakukan perjalanan jauh dari Eropa, Argentina, dan Brasil," ungkapnya.
Ia mengakui fase awal latihan menjadi momen yang cukup berat bagi sebagian pemain. Meski demikian, kemampuan mereka beradaptasi dinilai berlangsung cepat sehingga kini seluruh skuad telah berada dalam ritme latihan yang diinginkan tim pelatih.
Baca juga: Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026
Dengan kondisi tersebut, Reinholz optimistis PERSIB memiliki bekal yang cukup untuk membuka langkah di Piala Presiden 2026 dengan hasil positif. Menurutnya, fokus tim kini hanya tinggal memaksimalkan sentuhan akhir sebelum pertandingan pembuka.
"Hari-hari pertama sangat berat bagi mereka. Namun meskipun berat, mereka tampil baik ketika latihan. Saya percaya saat ini kami sudah seimbang, semua orang telah menemukan ritmenya masing-masing, dan sekarang kami hanya menyelesaikan hari-hari terakhir sebelum pertandingan pertama dimulai. Yang pasti, kami siap untuk bertanding di kompetisi berikutnya," tegasnya.
Laga menghadapi Arema FC akan menjadi tolok ukur sejauh mana hasil persiapan PERSIB selama pramusim. Selain menjadi pembuka perjalanan di Piala Presiden 2026, pertandingan tersebut juga diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai kesiapan skuad Maung Bandung dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat pada musim kompetisi mendatang.(ban)
Editor : Redaksi