Kalahkan Persija, Persebaya Buka Piala Presiden 2026 dengan Tiga Poin

harianmerahputih.id
Malik Risaldi saat beraksi melewati hadangan pemain Persija Jakarta di babak pertama. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA — Persebaya Surabaya memulai perjalanan mereka di Grup B Piala Presiden 2026 dengan hasil yang menjanjikan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7) malam, skuad Bajol Ijo sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta.

Tiga poin pertama ini menjadi modal penting bagi tim besutan Bernardo Tavares yang tengah mematangkan komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027. Meski hanya menang dengan selisih satu gol, Persebaya memperlihatkan perkembangan permainan yang cukup menjanjikan, terutama setelah jeda turun minum.

Baca juga: Debut Impresif Mutombo Antar PERSIB Bungkam Arema, Bek Prancis Terpukau Atmosfer Bobotoh

Sejak laga dimulai, kedua tim tampil hati-hati sambil mencoba menguasai ritme permainan. Persebaya beberapa kali berupaya membangun serangan dari lini tengah, namun disiplin pertahanan Persija membuat peluang bersih sulit tercipta pada menit-menit awal.

Justru tim tamu yang lebih dahulu memberikan ancaman. Pada menit kedelapan, Persija hampir mencetak gol melalui serangan cepat. Beruntung bagi Persebaya, Yuran Fernandes tampil sigap memotong bola sebelum berubah menjadi peluang berbahaya.

Semenit kemudian giliran Ernando Ari menunjukkan kualitasnya sebagai penjaga gawang utama Bajol Ijo. Refleks cepatnya berhasil menggagalkan peluang emas Persija dari jarak dekat sehingga skor tetap bertahan tanpa gol.

Setelah mampu meredam tekanan lawan, Persebaya mulai menemukan irama permainan. Menit ke-23, Ricky Pratama mencoba peruntungan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola mengarah ke gawang, namun hanya melintas tipis di samping mistar.

Serangan tuan rumah semakin hidup memasuki pertengahan babak pertama. Miguel Pereira menjadi motor permainan lewat aksi individunya pada menit ke-35. Gelandang asal Portugal tersebut melakukan penetrasi melewati beberapa pemain Persija sebelum melepaskan tembakan yang masih mampu diamankan penjaga gawang Macan Kemayoran.

Lima menit berselang, Francisco Rivera memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas. Eksekusinya cukup mengarah ke sasaran, namun lagi-lagi kiper Persija tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.

Menjelang turun minum, Miguel Pereira kembali menguji pertahanan lawan lewat tendangan jarak jauh pada masa injury time. Sayangnya, bola melambung di atas mistar sehingga babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares langsung mengambil langkah berani dengan melakukan pergantian pemain. Diogo Ramalho dan Yann Mabella masuk menggantikan Malik Risaldi serta Ricky Pratama. Pergantian itu terbukti meningkatkan intensitas serangan Persebaya yang tampil jauh lebih dominan.

Baca juga: Debut Manis Igor Tolic, PERSIB Awali Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan

Peluang emas pertama hadir pada menit ke-52 ketika Arief Catur Pamungkas berhasil melepaskan tembakan dari posisi yang cukup ideal. Namun penyelesaian akhirnya masih mampu dibendung kiper Persija.

Hanya berselang satu menit, Yuran Fernandes hampir membawa Persebaya unggul melalui sundulan hasil situasi bola mati. Bola masih melebar tipis sehingga peluang kembali terbuang.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64. Sebuah umpan balik pemain Persija justru memicu miskomunikasi dengan penjaga gawang mereka. Bola yang gagal diantisipasi akhirnya bergulir masuk ke gawang sendiri dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Persebaya.

Unggul satu gol membuat Persebaya semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Bernardo Tavares kemudian menambah tenaga segar dengan memasukkan Ramadhan Sananta, Walber Mota, serta Diogo Ramalho guna menjaga intensitas permainan dan memperkuat lini depan.

Persija tidak tinggal diam. Tim asal ibu kota meningkatkan tekanan demi mengejar ketertinggalan, sementara Persebaya tetap berusaha memanfaatkan ruang kosong melalui serangan balik cepat.

Baca juga: PERSIB Andalkan Kedalaman Skuad Hadapi Arema FC, Tolic Tetap Optimistis Meski Kehilangan Pilar Utama

Kesempatan terbaik Persebaya untuk menggandakan keunggulan hadir pada menit ke-81. Ramadhan Sananta yang menerima bola di depan gawang langsung melepaskan sepakan jarak dekat. Namun, tendangannya masih kurang bertenaga sehingga mudah diamankan penjaga gawang Persija.

Memasuki enam menit tambahan waktu, Persija sempat membuat publik Gelora Bung Tomo terdiam setelah bola bersarang di gawang Ernando Ari. Akan tetapi, selebrasi pemain Macan Kemayoran harus terhenti karena wasit menganulir gol tersebut akibat posisi offside.

Untuk mengamankan kemenangan, Bernardo Tavares melakukan pergantian terakhir dengan memasukkan Rachmat Irianto, Yusuf Meilana, dan Koko Ari guna memperkuat sektor pertahanan. Strategi itu berjalan efektif karena Persebaya mampu meredam seluruh upaya serangan Persija hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 1-0 ini menjadi awal yang positif bagi Persebaya di Grup B Piala Presiden 2026. Selain mengantongi tiga poin, hasil tersebut juga memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Bajol Ijo yang masih terus membangun chemistry antarpemain jelang bergulirnya kompetisi resmi musim baru.(sub)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru