MERAHPUTIH I SURABAYA – Perselisihan antara Wakil Ketua Bidang Infrastruktur DPD Partai NasDem Kota Surabaya, Saiful Bahri, dengan Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif sekaligus Koordinator Rumah Perempuan NasDem, Karolina, dipastikan telah berakhir. Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan yang mencuat saat kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pada Agustus 2026 tersebut secara kekeluargaan.
Saiful Bahri menegaskan, persoalan itu telah ditangani dan diselesaikan melalui internal partai. Ia menyebut kesalahpahaman dan ketersinggungan menjadi pemicu terjadinya perselisihan.
Baca juga: Cegah Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Perkuat Konseling dan Pendidikan Karakter
"Ya, itu sudah diselesaikan oleh partai, DPD. Sebenarnya ini miskomunikasi dan mungkin ada ketersinggungan. Saya juga sudah meminta maaf," ujar Saiful.
Ia memastikan telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Karolina dalam pertemuan sebelumnya. Permohonan tersebut juga dituangkan melalui surat resmi dan lisan.
Saiful berharap persoalan serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, seluruh kader perlu mengedepankan kebersamaan dan fokus membesarkan Partai NasDem, khususnya di Kota Surabaya.
Sementara itu, Karolina menegaskan hubungannya dengan Saiful Bahri telah kembali baik sejak lama. Ia menyayangkan munculnya informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dan telanjur beredar di luar partai.
Karolina menyebut Saiful sebagai sosok senior yang dihormati. Ia juga memastikan permohonan maaf telah disampaikan dan diterima sehingga persoalan tersebut tidak lagi menjadi masalah di antara keduanya.
"Antara saya dengan Abah atau Kakak Saiful Bahri sudah clear sejak lama. Semuanya sudah baik-baik saja secara kekeluargaan. Yang bersangkutan juga sudah meminta maaf atas hal yang terjadi," kata Karolina.
Baca juga: Pemkot Surabaya Dorong Outing Class di Dalam Kota, Sekolah Diminta Manfaatkan Wisata Edukasi
Ketua DPD Partai NasDem Kota Surabaya, Syaiful Ma'arif, turut memastikan bahwa persoalan tersebut telah selesai. Ia mengatakan kedua pihak telah duduk bersama dan sepakat menjadikan peristiwa itu sebagai pembelajaran untuk menjaga hubungan antarkader.
Menurut Syaiful, seluruh pihak perlu lebih bijak dalam berkomunikasi, termasuk menghindari candaan berlebihan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Ia menegaskan tidak ada niat untuk melecehkan dalam peristiwa tersebut.
"Kita sudah berdiskusi semuanya. Insyaallah, bersama-sama belajar untuk tidak bercanda berlebihan lagi dan tidak ada niat untuk melecehkan. Semuanya memiliki niat baik untuk membangun partai ke depan," jelasnya.
Baca juga: Garden Fest Hidupkan Wisata Sawah Malam Hari di Hutan Kota Jeruk Surabaya
Syaiful menambahkan, penyelesaian persoalan tersebut juga telah dilaporkan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Jawa Timur dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem.
Kehadiran Saiful dan Karolina dalam sejumlah agenda partai menjadi salah satu bukti bahwa hubungan keduanya telah kembali harmonis. Keduanya bahkan terlihat berinteraksi dan bercanda dalam kegiatan peringatan HUT ke-15 Partai NasDem.
Salah satunya saat DPW Partai NasDem Jawa Timur bersama DPD Partai NasDem Surabaya menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di kantor DPW NasDem Jawa Timur, Surabaya, Minggu (1/11).
Syaiful berharap momentum tersebut menjadi awal untuk memperkuat soliditas kader. Dengan persoalan yang telah diselesaikan, seluruh jajaran NasDem Surabaya diharapkan kembali berfokus pada kerja organisasi dan agenda membesarkan partai.(pps)
Editor : Redaksi