MERAHPUTIH| MALUKU- Netaralitas ASN dan TNI/POLRI dalam setiap perhelatan Pilkada, kembali menjadi Perhatian serius dari KPU dan Bawaslu Provinsi Maluku dalam menyikapi setiap perkembangan dan permasalahan yang terjadi pada pemilu serentak di 4 kabupaten di Provinsi Maluku.
Hal ini kembali ditegaskan oleh Ketua KPU Maluku Rivan Kubangun pada Rapat Pembahasan Persiapan Pemilu Serentak Tanggal 9 desember 2020 mendatang, (4/11) di Ambon.
"Sampai hari ini tidak ada masalah. Teman-teman penyelenggara dalam satu komando tertib. Dalam artian segala peraturan perundangan-undangan yang berlaku, baik PKPU, pedoman teknis dan seluruh surat edaran, ditaati dan dipatuhi,," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Bawaslu Maluku Abdullah Ely. Dirinya mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan Gakumdu,
khususnya Gakumdu Provinsi yang akan mengantisipasi dugaan pelanggaran yang akan terjadi di daerah perbatasan seperti Kabupaten Buru dan Buru Selatan, SBT dan Malteng dan kawasan perbatasan lainnya.
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
"Hal ini, kemungkinan besar akan terjadi. Termasuk pergerakan masif ASN untuk mendukung pasangan calon," katanya.
Untuk netralitas penyelenggara pemilu, lanjut Ely, pihaknya telah berupaya maksimal bila netralitas telah menjadi hal penting bagi Bawaslu.
"Ada beberapa yang melakukan dugaan pelanggaran sudah diajukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Sudah ada di hukum, diberhentikan dan diberi peringatan keras. Secara keseluruhan, kami telah siap melakukan proses pengawasan," ujarnya.
Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025
Pada kesempatan itu, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Jan Leonard de Fretes, yang hadir mewakili Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharuddin Djafar, mengaku, telah mengingatkan beberapa kali perihal netralitas kepada anggota polisi di empat Kabupaten pelaksana pemilu.
"Informasi yang didapat perihal pemilu akan ditindaklanjuti untuk mengingatkan anggotanya," kata Wakapolda.
Sementara itu, Kasdam XVI/Pattimura Gabriel Lema juga mengatakan, netralitas menjadi kunci utama. (boy)
Editor : Eko Yudiono