Gandeng BUMN, Pelaku UMKM Gelar Pameran dengan Pembayaran Cashless

harianmerahputih.id
Pameran yang berlangsung di hall Bank Mandiri, Jalan Genteng Kali Surabaya itu, diikuti oleh sekitar 50 UMKM yang terdiri dari lima kelurahan dengan total 60 jenis produk.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Berbagai inovasi serta kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dalam menggerakkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus dikembangkan. Salah satunya adalah inovasi yang dilakukan oleh Kecamatan Genteng. Dalam 9 hari ke depan, UMKM binaan Kecamatan Genteng tersebut, berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bank Mandiri dengan menggelar pameran.

Pameran yang berlangsung di hall Bank Mandiri, Jalan Genteng Kali Surabaya itu, diikuti oleh sekitar 50 UMKM yang terdiri dari lima kelurahan dengan total 60 jenis produk.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelar “Surabaya Gender Award” 2025, Tekankan Edukasi Kesetaraan Lewat Fragmen Suroboyoan

Camat Genteng Surabaya, Linda Novanti menyebut, konsep kerjasama semacam ini bermula dari keinginannya dalam membangkitkan ekonomi kota. Khususnya bagi pelaku UMKM di masa pandemi Covid-19, sesuai dengan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“UMKM ini mulai hidup kembali sekitar bulan Maret 2021. Kami belajar jatuh bangunnya memilih menu, kemasan, harga maupun lokasi yang kami gunakan untuk mempromosikan produk. Sasarannya di berbagai perusahaan,” kata Linda sapaan lekatnya, di sela-sela pameran, Rabu (15/6/2021).

Dia menjelaskan, dari situlah berbagai peluang muncul termasuk kerjasama dengan Bank Mandiri. Selain itu, meskipun meja yang disiapkan tidak banyak, namun produk yang dijual dapat mewakili 50 UMKM dari 60 jenis produk. Diantaranya produk kuliner, handy craft dan fashion. Setiap harinya selama 10 hari itu, UMKM yang datang berbeda-beda dengan produk yang berbeda pula.

“Jadi misalnya hari ini produk dari 10 UMKM, besoknya produk yang berbeda dari UMKM yang berbeda pula tentunya. Dengan begitu semua akan merasakan dampaknya,” jelas dia.

Tidak hanya itu, Mantan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) ini memastikan, pelaksanaan pameran ini tidak hanya berorientasi pada penjualan saja. Namun juga di titik beratkan pada pengenalan produk-produk UMKM binaan Pemkot Surabaya Bagi dia, ini menjadi penting dilakukan, apabila seluruh produk UMKM telah menyasar di berbagai perusahaan maka tanpa disadari penjualan akan mengalir baik secara online maupun offline.

“Saya selalu katakan yang paling penting adalah konsisten. Kita terus maju, semangat tidak boleh surut dan berjuang bersama-sama,” ungkapnya.

Baca juga: DWP Surabaya Gelar Pelatihan Mewiru Jarit, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

Sementara itu, Evi Martiani, Area Head Bank Mandiri Surabaya mengatakan, kerjasama ini lebih kepada kepedulian Bank Mandiri kepada para UMKM.

“Khususnya yang memiliki usaha di wilayah satu kecamatan dengan cabang Bank Mandiri dan semoga diikuti oleh kecamatan kecamatan yang lain di Surabaya,” kata Evi Martiani.

Menariknya, dari kerjasama dengan Bank Mandiri, transaksi yang digunakan pun menggunakan cashless (tanpa uang tunai). Caranya menggunakan uang elektronik dengan melakukan scan barcode QRIS yang telah disiapkan oleh Bank Mandiri. Hal tersebut disampaikan oleh Herman Toni, Kepala Cabang Bank Mandiri Gentengkali Surabaya.

Baca juga: Surabaya Genjot Daya Tarik Investasi Lewat IPRO dan Layanan Perizinan Super Cepat

“Semua customer membayar melalui scan barcode qris dengan ponsel masing-masing. Tanpa menyentuh alat lain dan real time. tentunya ini mendukung program pemerintah dalam pemutus rantai covid-19, serta keamanan bertarnsaksi,” kata Herman Toni.

Di samping itu, pelaku UMKM seta Firdaus, bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata pemkot hadir mengangkat ekonomi pelaku UMKM.

“Kita berterima kasih sekali kepada Bu Linda camat Genteng Surabaya yang telah mendorong kami dan membuka kan jalan yang belum pernah kita alami seperti ini. Ini menjadi penyemangat untuk kita,” ucapnya. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru