INGGRIS, PETISINews.com-Petenis muda Amerika Serikat, Coco Gauff sukses melaju ke putaran ketiga Turnamen Tenis Wimbledon. Gauff mengalahkan Elena Vesnina dua set langsung, 6-4, 6-3, Kamis, (1/7/2021) malam waktu setempat.
Baca juga: Perdana Buat Yogyakarta, Detec International Junior Championship 2022
Gauff kembali ke turnamen yang sama di mana dua tahun lalu ketika masih 15 tahun dia masuk melalui babak kualifikasi. Dalam debutnya, Gauff sempat melaju ke putaran keempat dan mengalahkan Polona Hercog di putaran ketiga. Kemenangan yang sangat dramatis.
Perjalanannya berakhir ketika bertemu juara dunia Simona Halep, tetapi ia menampilkan permainan luar biasa di lapangan utama. Dan ketika kembali ke Wimbledon, ia melewati mantan petenis nomor 13 dunia Vesnina.
Baca juga: Juara Wimbledon, Djokovic Ragu untuk Tampil di Olimpiade Tokyo
Hanya butuh 70 menit, Gauff menyelesaikan pertandingan. Namun Gauff mengaku gugup saat ingatan itu kembali dan dia menunjukkan sedikit kecemasan. Dia menyelamatkan dua break point pada kedudukan 2-3 di set pembuka dan itu terbukti sangat penting saat dia kemudian memanfaatkan service game yang lemah dari petenis Rusia itu untuk break dan unggul 4-3 sebelum berakhirnya set pertama.
Gauff tampil menekan di set kedua dan memimpin 3-0 dengan dua break dari servis, yang menyebabkan Vesnina membutuhkan timeout medis karena cedera punggung. Perawatan itu bekerja dengan sangat baik saat dia segera merebut kembali satu istirahat untuk memberi tekanan pada pemain berusia 17 tahun itu.
Vesnina, mantan semi finalis, masih menerima perawatan di akhir pertandingan dan dia tidak bisa bangkit, memberi Gauff kemenangan dengan kesalahan ganda pada match point. "Sangat berarti bisa kembali ke sini di Centre, lapangan ini membuat saya paling gugup daripada pengadilan mana pun di dunia,” kata Gauff seperti dilansir sportsmole, usai pertandingan.
Baca juga: Coco Gauff Dihentikan Angelique Kerber di Babak Keempat
"Setelah saya memenangkan pertandingan, itu adalah salah satu perasaan terbaik, tetapi saya sangat gugup saat masuk. Tidak ada lapangan lain seperti Center Court di Wimbledon," ungkapnya.(red)
Editor : Eko Yudiono