MERAHPUTIH I SIDOARJO - Untuk menjaga kesinambungan perekonomian di tengah pandemi, maka buruh harus mendapatkan perlindungan dari risiko terpapar Covid-19. Oleh karena itu buruh pekerja juga mendapatkan prioritas vaksinasi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangkoarmada II Laksamana Muda Iwan Isnurwanto, meninjau vaksinasi untuk pekerja di PT. Integra Indocabinet, Tbk yang berlangsung selama empat hari pada tanggal 24 Juli hingga 27 Juli mendatang.
Baca juga: Tarif Murah, Fasilitas Nyaman: Trans Jatim Gajayana Jadi Idola Baru Malang Raya
"Yang kita harapkan bahwa, kita bisa menyisir semaksimal mungkin segmen segmen yang kita harapkan menjadi penguatan terwujudnya herd immunity," ucap Khofifah, Sabtu (24/7/2021).
Untuk mewujudkan herd immunity, selain mendukung vaksinasi di sektor pekerja atau buruh, saat ini Pemprov Jatim juga maksimalkan vaksinasi basis sekolah, basis perusahaan, dan basis Perguruan Tinggi.
"Harapannya adalah, seluruh segmen ini akan saling menjadi penguatan, bagaimana herd immunity bisa segera kita wujudkan," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga memastikan jika pasokan vaksin Covid-19 di Jawa Timur aman. Oleh karena itu masyarakat diminta tidak perlu khawatir dan panik.
Baca juga: Jatim Kirim Bantuan Rp5 Miliar untuk Sumatera, Khofifah: Ini Amanah dari Warga Kami
"Saat ini pasokan vaksin cukup, karena dalam sepekan Jawa Timur bisa mendapatkan pasokan dua sampai tiga kali," tegas Khofifah.
Vaksinasi sektor pekerja ini mendapat dukungan penuh dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK. Vaksinasi yang bertujuan untuk mendukung percepatan pembentukkan herd immunity ini, sebagai salah satu upaya menanggulangi Covid-19.
Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur Deny Yusyulian mengungkapkan, untuk mempercepat pembentukan herd immunity, dibutuhkan 70 persen dari penduduk Indonesia yang telah mendapatkan vaksin.
Baca juga: Kendal Kian Berlari: Gelaran Fun Run Picu Ekonomi, Gairahkan Wisata, dan Tanamkan Budaya Sehat
"Oleh karena itu saya mengimbau kepada seluruh peserta BPJAMSOSTEK untuk memanfaatkan fasilitas vaksin gratis ini agar herd immunity dapat segera terbentuk sehingga perekonomian nasional dapat segera bangkit," ungkap Deny Yusyulian.
Dijelaskannya, perekonomian digerakkan oleh pekerja. Mereka yang melakukan aktivitas produktif menciptakan nilai tambah atau output di perekonomian. Untuk itu pekerja harus mendapatkan prioritas vaksinasi, demikian juga dengan masyarakat.
"Program ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam melindungi kesehatan para pekerja atau buruh, sehingga dapat bekerja dengan baik," pungkas Deny Yusyulian. (red)
Editor : Eko Yudiono