Penjabat Gubernur Jawa Timur Anjurkan Penyaluran Zakat Melalui Baznas
MERAHPUTIH I SURABAYA - Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan pentingnya penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional Jawa Timur (Baznas Jatim). Hal ini disampaikannya saat melakukan penyaluran zakat maal di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (17/3).
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah Jatim dan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jatim tersebut, Adhy Karyono menyatakan apresiasinya terhadap Baznas.
"Hari ini kita membuka penyaluran khusus di Gedung Grahadi, supaya bisa disaksikan oleh khalayak, bahwa kita mengingatkan untuk menunaikan kewajiban kita, zakat," ujarnya.
Adhy Karyono menjelaskan bahwa Baznas sebagai lembaga penghimpun zakat, infaq, dan sedekah, telah terbukti menyalurkan dana dari para muzakki kepada mereka yang berhak. Dia juga mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Jatim untuk mempercayakan dana zakatnya melalui Baznas meskipun bukanlah sebuah instruksi.
"Saya mengimbau, banyak lembaga lain, tapi lihat saja hari ini, banyak Kepala Dinas yang membayar zakat," tambahnya.
Ketua Baznas Jatim, Prof. Ali Maschan Moesa, juga menegaskan bahwa berdasarkan instruksi Presiden nomor 3 tahun 2014, penyaluran zakat ASN ke Baznas wajib dilakukan.
"Jadi gak boleh diluar Baznas kalau itu uang gaji (zakat) ya ke Baznas. Tapi tidak menutup kemungkinan diluar Baznas. Karena koordinasi kita jelas," tegasnya.
Baznas Jatim pada tahun 2024 ini mentargetkan dapat menghimpun dana zakat sebesar Rp46 miliar, meningkat dari jumlah tahun sebelumnya yang sebesar Rp38 miliar.
Dengan upaya penyaluran zakat yang terorganisir melalui Baznas, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan di Jawa Timur. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih