Kebakaran Melanda RS Gatoel, Penjabat Wali Kota Mojokerto Gerak Cepat Meninjau Lokasi
MERAHPUTIH I KOTA MOJOKERTO - Menerima kabar terjadinya kebakaran di RS Gatoel, Penjabat Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro usai safari subuh gerak cepat meninjau lokasi kebakaran dan menjenguk korban.
"Dua ruangan terdampak, gedung arsip dan ruang administrasi. Ada empat korban, tiga securiti dan satu karyawan, semuanya mendapat pertolongan," ujar Ali Kuncoro, dengan nada keprihatinan yang jelas terpancar dari wajahnya.
Menurut informasi dari Mas Pj, panggilan akrab Ali Kuncoro, kebakaran yang menghanguskan lantai 2 RS Gatoel berhasil dipadamkan dengan bantuan enam mobil pemadam kebakaran. "Api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam. Selain bangunan yang terbakar, alhamdulillah tidak ada korban yang mengalami luka serius," tambahnya.
Ali Kuncoro menegaskan bahwa upaya pemadaman akan terus dilakukan hingga api benar-benar padam. "Kami akan terus melakukan pembasahan agar tidak muncul sumber api baru," katanya tegas.
Kebakaran yang terjadi di RS BUMN di Jalan Raden Wijaya, Kecamatan Kranggan, diduga karena korsleting. Api diketahui mulai menyulut sekitar pukul dua dini hari. Sekuriti yang bertugas berusaha memadamkan api dengan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) dan segera menghubungi petugas PMK melalui Call Center 112. Namun, api semakin membesar dan membakar ruang penyimpanan arsip.
Meski diduga karena korsleting, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri, yang turut hadir bersama Mas Pj, menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran. "Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan, kita masih menunggu hasil identifikasi dari Tim Labfor untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ungkapnya.
Kejadian tragis ini menimbulkan keprihatinan dan mengingatkan pentingnya keselamatan dalam penggunaan listrik. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih