Khofifah Ajak BUMD dan UMKM Bangkit Lewat Sinergi dan Doa:

Gubernur Khofifah berdoa bersama Guq Iqdam dan Wagub Emil Dardak pada acara halal bihalal jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaku koperasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya, Kamis (10/4).
Gubernur Khofifah berdoa bersama Guq Iqdam dan Wagub Emil Dardak pada acara halal bihalal jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaku koperasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya, Kamis (10/4).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaku koperasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus memperkuat kolaborasi di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Ajakan itu disampaikan dalam suasana penuh kehangatan pada acara halal bihalal di Surabaya, Kamis (10/4).

Tak sekadar seremonial, kegiatan ini juga diisi siraman rohani dari dai kondang KH. Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam. Kehadirannya diharapkan mampu menyuntikkan motivasi spiritual bagi para pelaku UMKM agar tidak hanya mengandalkan kerja keras, namun juga tidak melupakan kekuatan doa.

“Hari ini kita berikhtiar bersama, dan tadi dikuatkan oleh Gus Iqdam bahwa apa yang kita ikhtiarkan memang harus disertai doa kepada Allah SWT. Mudah-mudahan semua ikhtiar ini diberikan kemudahan dan kesuksesan,” ujar Khofifah.

Khofifah menegaskan, BUMD harus mampu menjaga bahkan meningkatkan produktivitas meskipun situasi ekonomi menantang. Namun, ia meyakini bahwa setiap kesulitan selalu menyimpan celah peluang.

“Setiap ada tantangan, pasti ada peluang. Karena itu, diperlukan pemikiran-pemikiran out of the box,” tegasnya.

Menurut Khofifah, pendekatan kreatif dan inovatif bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Inovasi, kolaborasi, dan sinergi harus menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Insyaallah, dengan semangat kolaborasi, kita akan bisa menjadikan tantangan ini sebagai jalan untuk memperkuat struktur usaha di Jawa Timur,” imbuhnya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM, termasuk usaha ultra mikro dan pelaku usaha besar agar saling menguatkan dalam ekosistem yang sehat.

“Momentum halal bihalal ini menjadi ruang bertemunya banyak pelaku UMKM. Ada asosiasi pedagang mie dan bakso, pelaku usaha kecil dari berbagai daerah, semua berkumpul di sini. Ini bagian dari ikhtiar kolektif kita untuk tumbuh bersama,” pungkas Khofifah. (red)

Editor : prass prasetyo