Jatim Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Teknologi dengan Hungaria
MERAHPUTIH I SURABAYA — Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima kunjungan kerja Duta Besar Hungaria untuk Indonesia, H.E. Ms. Lilla Karsay, di ruang kerja Wakil Gubernur, Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (4/6/2025). Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama pendidikan dan peluang pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang teknologi digital.
Usai pertemuan, Emil menyampaikan bahwa Pemerintah Hungaria telah secara konsisten membuka peluang beasiswa pendidikan sejak 2013 untuk jenjang S1, S2, dan S3 bagi mahasiswa Indonesia.
“Ini peluang yang baik. Tadi Ibu Dubes juga sudah ke Universitas Airlangga dan memberikan kuliah umum. Sudah ada beberapa mahasiswa kita yang mengikuti program student mobility ke Hungaria. Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” ujar Emil.
Menurut Emil, salah satu fokus utama kerja sama yang potensial ke depan adalah di bidang teknologi informasi dan digital. Ia berharap, talenta-talenta muda dari Jawa Timur bisa mendapatkan akses lebih luas terhadap beasiswa tersebut, serta kesempatan untuk bermitra dengan perusahaan-perusahaan teknologi di Hungaria.
“Kami juga melihat peluang bagi para penerima beasiswa untuk kembali dan kemudian menjalin kemitraan atau bahkan bekerja di perusahaan-perusahaan Hungaria. Ini bisa menjadi kontribusi besar dalam ekosistem digital Jawa Timur,” kata Emil.
Selain sektor digital, Hungaria juga memiliki keunggulan dalam bidang pengelolaan infrastruktur air, termasuk penyediaan air bersih dan pengolahan air limbah. Menurut Emil, keahlian ini bisa diintegrasikan dalam pembangunan kawasan industri maupun proyek infrastruktur publik melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Pemerintah Hungaria cukup aktif mendukung kerja sama internasional perusahaan-perusahaannya, termasuk melalui penyediaan pembiayaan. Ini menjadi kekuatan mereka dalam menangkap peluang investasi, termasuk di Asia Tenggara,” jelas Emil.
Hungaria menunjukkan keseriusannya membangun relasi dengan negara-negara di kawasan, termasuk Indonesia, tidak hanya melalui investasi, tetapi juga pemberian beasiswa sebagai bentuk komitmen jangka panjang.(DPR)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih