Kereta Api Jadi Pilihan Favorit Libur Sekolah, Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Penumpang
MERAHPUTIH I SURABAYA — Libur sekolah bukan hanya waktu jeda dari rutinitas belajar, tetapi juga momentum kebersamaan keluarga yang kerap dirayakan dengan perjalanan. Di tengah padatnya mobilitas masyarakat, moda transportasi kereta api masih menjadi pilihan utama. Hal ini tergambar dari lonjakan signifikan jumlah penumpang di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya.
Puncak pergerakan penumpang terjadi pada Jumat (20/6/2025), dengan total 42.624 orang tercatat menggunakan layanan kereta api dari dan menuju Surabaya. Angka ini merupakan yang tertinggi selama periode libur sekolah kali ini.
“Sebanyak 23.082 penumpang tercatat berangkat dan 19.542 penumpang datang melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 8,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Senin (23/6/2025).

Hari-hari berikutnya pun menunjukkan tren serupa. Pada Sabtu (21/6), sebanyak 20.767 penumpang berangkat dan 20.259 penumpang tiba. Adapun Minggu (22/6), tercatat 22.322 penumpang berangkat dan 20.353 penumpang datang.
Gambaran antusiasme tersebut bisa dengan mudah terlihat di sejumlah stasiun utama seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang. Para penumpang datang dalam rombongan keluarga, sebagian besar dengan anak-anak yang menggenggam ransel kecil dan bekal makan siang. Suasana penuh keceriaan bercampur dengan kesibukan khas perjalanan jauh.
Bagi banyak keluarga, bepergian dengan kereta api bukan semata soal kecepatan atau efisiensi, tetapi juga pengalaman. Perjalanan yang menyusuri rel sambil memandang sawah, hutan, atau pegunungan menjadi bagian dari kenangan masa kecil yang berharga.
“Kami melihat lonjakan ini sebagai cerminan kepercayaan publik terhadap layanan KAI,” kata Luqman. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi peningkatan ini dengan menambah fasilitas layanan, menyiagakan personel tambahan, serta menjaga ketepatan jadwal keberangkatan dan kedatangan.
Selama libur sekolah, sejumlah kereta jarak jauh menjadi favorit masyarakat. Kereta Airlangga yang melayani rute Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen masih menjadi primadona, terutama bagi penumpang yang ingin bepergian ke Jakarta dengan harga terjangkau.
Kereta Probowangi, yang menghubungkan Surabaya Gubeng dengan Banyuwangi, juga tak kalah diminati, terutama oleh keluarga yang ingin menikmati suasana alam di ujung timur Jawa. Selain itu, KA Sancaka (Surabaya – Yogyakarta), KA Jayabaya (Malang – Jakarta via Surabaya), serta KA Malabar (Malang – Bandung) turut mengalami peningkatan okupansi yang signifikan.
Untuk menghindari kehabisan tiket atau kesulitan saat keberangkatan, KAI mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka sejak jauh hari. Melalui aplikasi KAI Access, masyarakat bisa memesan tiket secara daring dan memanfaatkan sejumlah promo.
“Selain kemudahan akses, kami juga ingin memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Luqman.
Di tengah berbagai pilihan moda transportasi saat ini, kereta api tetap menjadi simbol perjalanan yang penuh cerita. Di balik lonjakan angka penumpang, tersimpan beragam harapan, tawa anak-anak, dan kenangan keluarga yang tak ternilai. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih