Kinerja Gus Fawait Moncer, ARCI Catat 80,7 Persen Warga Jember Puas

MERAHPUTIH I SURABAYA – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Bupati Jember, Gus Fawait, bersama Wakil Bupati Djoko Susanto, menunjukkan tren positif. Hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menyebutkan, sebanyak 80,7 persen warga Jember puas dengan kinerja duet pemimpin daerah tersebut dalam enam bulan terakhir.

Direktur Utama ARCI, Baihaki Sirajt, menyebut capaian itu terbilang langka. “Perlahan kepuasan warga Jember terhadap kinerja bupati terus meningkat. Gus Fawait meraih kepuasan warga di angka 80,7 persen. Selama kami melakukan survei di Jember, sangat jarang ada bupati bisa meraih kepuasan di atas angka 80 persen,” kata Baihaki saat pemaparan hasil survei, Jumat (22/8).

Tingginya kepuasan publik, menurut Baihaki, tidak lepas dari sejumlah program yang dijalankan Gus Fawait. Salah satunya Wadul Gus’e, wadah komunikasi warga dengan kepala daerah yang dinilai efektif menyalurkan aspirasi masyarakat. Program ini mendapat apresiasi tinggi dengan tingkat kepuasan mencapai 81,9 persen.

Di bidang kesehatan, program UHC Prioritas menempati urutan tertinggi dengan kepuasan 83,4 persen. Program ini memudahkan warga dalam mengakses layanan kesehatan gratis.

Selain itu, program Bunga Desa yang menghadirkan bupati berkantor di desa-desa juga menuai respons positif. Sebanyak 80,7 persen responden merasa program ini memudahkan akses pelayanan pemerintah.

Tidak ketinggalan, program Gus’e Peduli Kesehatan mendapat kepuasan publik di angka 80 persen, sementara pembangunan infrastruktur jalan tercatat 80,8 persen warga puas.

Dukungan warga juga mengalir pada program insentif bagi guru ngaji. Program ini dipandang strategis karena menyentuh langsung kehidupan sosial masyarakat. Tingkat kepuasan publik tercatat mencapai 83,5 persen, salah satu yang tertinggi dalam survei kali ini.

Sementara itu, program Mlijo Cinta, yang fokus memberdayakan pekerja perempuan dengan akses permodalan hingga jaminan kesehatan, juga berhasil menarik perhatian publik. Sebanyak 80,9 persen responden mengaku puas atas keberadaan program ini.

“Ini program yang sangat unik dan baru di Jember. Masyarakat menilai manfaatnya nyata, terutama bagi kelompok pekerja perempuan,” tegas Baihaki.

ARCI melakukan survei pada 10–20 Agustus 2025 dengan melibatkan 1.000 responden di 31 kecamatan. Metode yang digunakan adalah Stratified Multistage Random Sampling, dengan margin of error ±3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei ini, lanjut Baihaki, menunjukkan harapan besar masyarakat agar Gus Fawait melanjutkan program-program pro-rakyat dan semakin meningkatkan kesejahteraan warga.

“Pesan utama dari warga adalah jangan berhenti di sini. Mereka ingin kinerja yang lebih kuat ke depan,” ujarnya.

Dengan capaian tingkat kepuasan publik di atas 80 persen, duet Gus Fawait-Djoko Susanto berhasil menorehkan catatan penting di awal masa kepemimpinannya. Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan menjawab ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi.(dpr) 

Editor : Redaksi