Hodak Tenang Hadapi Perubahan Venue Laga PERSIB Kontra Persita
MERAHPUTIH I BANDUNG – PERSIB Bandung kembali menghadapi dinamika kompetisi setelah operator liga memutuskan memindahkan laga pekan ketujuh Super League 2025/26 kontra Persita Tangerang. Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, kini dipastikan bergeser ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (27/9).
Kepastian perubahan venue ini diumumkan resmi oleh pihak operator kompetisi kepada manajemen klub. Meski jarak tempuh dan kondisi lapangan berbeda dari rencana awal, pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menegaskan timnya tidak akan terganggu oleh keputusan tersebut. Menurutnya, adaptasi semacam ini sudah menjadi bagian dari perjalanan panjang kompetisi.
“Musim lalu kami pernah menghadapi situasi serupa ketika venue pertandingan diganti secara mendadak. Itu bukan masalah bagi kami. Saya pikir para pemain sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini,” ujar Hodak, Rabu (24/9).
Pelatih asal Kroasia yang sukses mempersembahkan dua gelar juara untuk PERSIB itu juga menegaskan seluruh skema persiapan berjalan sesuai rencana. Satu-satunya penyesuaian yang dilakukan adalah percepatan jadwal keberangkatan tim menuju Bali. Jika semula dirancang berangkat sehari sebelum laga, kini rombongan PERSIB dipastikan akan lebih cepat bertolak dari Bandung.
“Hari ini kami fokus pada recovery, besok latihan dan pematangan strategi. Setelah itu kami langsung menuju Bali pada Kamis (25/9),” terang Hodak.
Perubahan ini otomatis menuntut pemain untuk menjaga kebugaran lebih ekstra, mengingat perjalanan menuju Pulau Dewata memakan waktu lebih panjang dibandingkan ke Tangerang. Namun Hodak meyakini, dengan manajemen fisik yang tepat, anak asuhnya tetap bisa tampil maksimal.
Selain soal teknis perjalanan, Hodak juga menyinggung soal atmosfer Stadion Kapten I Wayan Dipta. Baginya, bermain di stadion dengan dukungan penuh suporter Bali United yang biasa memakai arena tersebut, tentu akan menghadirkan suasana berbeda. Namun ia optimistis PERSIB dapat menghadapi tekanan dan menjaga konsistensi performa.
“Tidak ada alasan untuk menurunkan semangat. Kami sudah membuktikan pada musim lalu bahwa tim bisa tetap fokus di tengah perubahan. Yang terpenting adalah bagaimana menjaga mental pemain tetap tenang dan konsentrasi penuh saat pertandingan,” tegasnya.
Laga melawan Persita akan menjadi kesempatan PERSIB untuk melanjutkan tren positif di papan klasemen. Tambahan tiga poin diyakini bisa mengukuhkan posisi mereka dalam persaingan ketat Super League musim ini.
Dengan skema perjalanan yang dipercepat serta kesiapan mental yang terjaga, Hodak optimistis anak asuhnya bisa tampil solid meski harus menghadapi tantangan ekstra di Gianyar.(red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih