Jateng Tancap Gas Kurangi Backlog Rumah 1,3 Juta Unit
MERAHPUTIH I SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mematok langkah agresif untuk menuntaskan backlog perumahan yang masih menembus 1,33 juta unit. Target ambisius itu ditegaskan Wakil Gubernur Taj Yasin saat menerima kunjungan kerja Komisi VI DPR RI di Hotel Tentrem Semarang, Rabu (10/12/2025).
Menurut Taj Yasin, pembangunan 161.340 unit rumah sepanjang 2025 berhasil menekan sisa backlog menjadi 1.171.628 unit. Ia menyebut percepatan pembangunan hunian tak bisa diselesaikan dengan satu tangan. “Penyelesaiannya harus melibatkan semua pihak—pemerintah pusat hingga desa, pengembang, NGO, CSR perusahaan, dan swadaya masyarakat,” ujarnya.
Pemprov Jateng kini menguatkan verifikasi dan validasi data backlog dengan menggandeng kabupaten/kota hingga level desa, sekaligus memaksimalkan aplikasi Simperum yang terhubung dengan data Kementerian PUPR. Kerja sama dengan perguruan tinggi juga digiatkan melalui KKN tematik untuk review data di lapangan, termasuk pencarian skema collaboration funding bagi proyek perumahan.
Di hadapan Komisi VI, Gus Yasin turut memaparkan perkembangan ketahanan pangan Jateng dan berharap dukungan politik serta fasilitasi agar program perumahan dan pangan dapat menjadi gerakan kolektif, bukan sekadar agenda daerah.
Reses tersebut juga dihadiri pimpinan Danantara dan sejumlah BUMN, termasuk Semen Indonesia serta PTPN, yang menyatakan kesiapan mendukung Jateng lewat penanaman singkong, pengembangan kelapa untuk gula semut, dan peternakan ayam. Untuk mendukung percepatan penyelesaian backlog, Semen Indonesia menawarkan inovasi bata interlog yang diklaim mampu mempersingkat proses pembangunan hunian. (sem)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih