Untag Surabaya Ajak 110 Anak Yatim Rasakan Suasana Kampus Lewat Buka Puasa dan Santunan Ramadan

MERAHPUTIH I SURABAYA – Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial terasa hangat di lingkungan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) saat kampus tersebut menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan Ramadan 1447 Hijriah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 110 anak yatim dari 11 panti asuhan di Surabaya diajak hadir untuk merasakan langsung atmosfer kehidupan kampus.

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Harjo Seputro, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan civitas akademika sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga memberikan motivasi bagi anak-anak yatim piatu untuk terus semangat dalam meraih cita-cita,” ujar Harjo di Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan, kegiatan santunan dan buka puasa bersama tersebut telah menjadi agenda rutin kampus setiap bulan Ramadan. Pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur civitas akademika, mulai dari fakultas, rektorat, hingga yayasan yang menaungi kampus.

Menurut Harjo, kegiatan tersebut tidak sekadar berbagi santunan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak yatim untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi. Dengan hadir langsung di lingkungan kampus, diharapkan mereka dapat merasakan suasana akademik serta menumbuhkan semangat untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dari berbagai yayasan. Selain berbagi, kami juga ingin mereka mengenal lingkungan kampus dan merasakan atmosfer akademik di sini,” katanya.

Sebanyak 110 anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut berasal dari 11 panti asuhan di Surabaya. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia dengan penuh antusias, mulai dari kebersamaan menjelang waktu berbuka hingga sesi ramah tamah dengan civitas akademika kampus.

Momentum Ramadan dimanfaatkan oleh pihak kampus sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran nilai-nilai empati dan solidaritas sosial bagi mahasiswa.

Di akhir acara, pihak kampus menyerahkan santunan serta bingkisan Ramadan kepada seluruh anak yatim yang hadir. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus meringankan kebutuhan mereka selama menjalankan ibadah puasa.

Melalui kegiatan ini, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berharap nilai kepedulian dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di lingkungan kampus. Tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi budaya yang melekat di kalangan mahasiswa, dosen, serta seluruh civitas akademika.(pps)

Editor : Redaksi