Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 91,2 Persen


Sejumlah warga dengan mengenakan masker berjalan dengan latar belakang spanduk peringatan bahaya COVID-19 di Sunter, Jakarta, Sabtu (22/8/2020). Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Sabtu (22/8) . dok.ant

MERAHPUTIH|JAKARTA-Penangganan Covid-19 di DKI Jakarta patut diacungi jempol. Mengingat progres penurunan dan tingkat kesembuhan pasien di ibukota benar-benar signifikan.

Dinukil dari ANTARA, tingkat kesembuhan dari paparan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta, Senin, (9/11) mencapai sebesar 91,2 persen atau naik dari sebelumnya 90,9 persen dengan total pasien kasus positif hingga saat ini sebesar 112.743 orang.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id di Jakarta, Senin, terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 1.053 orang sehingga menyebabkan total pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta sebanyak 102.844 orang, dari sebelumnya sebanyak 101.791 orang.

Adapun di dalam jumlah total kasus positif sebanyak 112.743 orang tersebut, sebanyak 7.522 orang masih dirawat/diisolasi, serta 2.377 orang meninggal dunia, atau senilai 2,1 persen (sama seperti sebelumnya) dari total kasus positif.

Total penambahan kasus positif harian pada Senin ini sebanyak 716 kasus. Ini merupakan hasil dari pemeriksaan usap pada Minggu 8 November 2020 sebanyak 539 kasus positif dan 177 kasus hasil tes 7 November 2020.

Dari data pertambahan pasien positif COVID-19 Jakarta selama sepekan terakhir, pertambahan sebanyak 716 kasus positif ini, di atas penambahan pada Jumat (6/11) sebanyak 672 kasus, dan pada Selasa (3/11) sebanyak 617 kasus.

Sampai dengan tes terakhir pada Ahad (8/11) itu, sudah ada 1.785.257 spesimen yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Dari jumlah tes di atas, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada Senin ini, tercatat di angka 9,3 persen.

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan tidak lebih dari lima persen sehingga terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Maret 2020 setelah perkembangan pada Senin ini adalah sebesar 8,3 persen. (red)