Pemprov Jatim Bersama Bhayangkari Gelar Canthing Jawi Wetan Go Global

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, perhelatan Canthing Jawi Wetan Go Global ini nantinya akan diisi dengan pameran batik Jawa Timur dari 38 Kabupaten Kota, serta bazar berbagai produk UMKM, maupun peragaan busana.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, perhelatan Canthing Jawi Wetan Go Global ini nantinya akan diisi dengan pameran batik Jawa Timur dari 38 Kabupaten Kota, serta bazar berbagai produk UMKM, maupun peragaan busana.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Dalam usaha untuk melindungi dan mengembangkan batik Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melindungi dengan Bhayangkari Jawa Timur, berinisiatif menggelar acara "Canthing Jawi Wetan Go Global.

Sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan batik Jawa Timur dan produk UMKM. Sehingga mampu dipasarkan secara nasional dan bersaing secara global. Selain itu juga membantu pemulihan ekonomi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, perhelatan Canthing Jawi Wetan Go Global ini nantinya akan diisi dengan pameran batik Jawa Timur dari 38 Kabupaten Kota, serta bazar berbagai produk UMKM, maupun peragaan busana.

"Tetapi juga menampilkan Budaya. Menampilkan Budaya ini tentu beragam budaya terutama tari tarian dari masing-masing daerah," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (23/3/2022).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 26-28 Maret 2022 ini, diharapkan menjadi referensi yang mendukung Optimis Jatim Bangkit. Menurut Khofifah, hal itu bisa dicapai jika semua guyup, baik Kabupaten, Kota dan memiliki semangat yang sama dengan tingkat Provinsi.

"Jadi kalau di Provinsi nyekrup, yang di Kabupaten Kota semangatnya nyekrup, tagline boleh masing-masing, tapi bahwa seluruh elemen strategi di Jawa Timur semua semangatnya adalah Optimis Jatim Bangkit," imbuhnya.

Oleh karena itu, dengan mengangkat industri kreatif berasal dari batik, serta produk produk budaya, yang dimiliki oleh masing masing Kabupaten Kota, Gubernur Khofifah berharap, menjadi momentum strategis kebersamaan serta sinergitas dan kolaborasi diantara 38 Kabupaten Kota.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Jawa Timur, dr. Uli Nico Afinta menjelaskan, pada acara ini juga terdapat diskusi buku Canthing Bhayangkara Bumi Jawi Wetan. Dimana berisi cerita batik dan budaya batik dari 38 Kabupaten Kota di Jawa Timur.

"Tujuan kami menerbitkan buku ini sebagai bagian dari program organisasi, kami melestarikan budaya, kami mengenal budaya Jawa Timur, serta kami membantu pemerintah untuk membangkitkan UMKM," ucapnya.

Pagelaran yang berlokasi di Kantor Gubernur Jawa Timur dan Tugu Pahlawan Surabaya ini, juga menampilkan peragaan busana batik Jawa Timur oleh perancang kenamaan, Edward Hutabarat dan Denny Wirawan. (red) 

Editor : prass prasetyo