MERAHPUTIH I SURABAYA - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengukuhkan sebanyak 1.658 wisudawan melalui prosesi wisuda dibagi menjadi dua sesi, pada Sabtu-Minggu (3-4/9/2022).
Prosesi wisuda kali ini kembali digelar secara luring setelah dua tahun pandemi Covid-19. Wisuda ke-125 Semester Genap 2021/2022 hari pertama terdapat 828 wisudawan yang terdiri dari empat fakultas, yakni: 428 wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 138 wisudawan Fakultas Hukum, 77 wisudawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan 185 wisudawan Fakultas Psikologi sedangkan pada hari ke dua terdapat 830 wisudawan.
Baca juga: Pemkot Surabaya Sisir Jalan Dharmawangsa–Semarang: Trotoar Dibersihkan, Parkir Liar Ditertibkan
Prosesi pengukuhan wisudawan dilaksanakan melalui Rapat Terbuka Senat yang dipimpin langsung oleh Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA.
Bertempat di Lapangan Timur Untag Surabaya, penyelenggaraan wisuda tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.
Senada dengan tema Wisuda ke-125 'Yang Terbaik Dariku', Rektor Untag Surabaya mengajak para wisudawan untuk senantiasa memberikan yang terbaik.
"Bukanlah tentang hasil semata, tetapi dalam setiap prosesnya marilah kita selalu berupaya mengerahkan diri untuk memberikan yang terbaik," tegasnya.
Kepada para wisudawan, Prof. Nugroho berpesan untuk terus berkarya dengan penuh rasa tanggung jawab.
"Jangan pernah melupakan lima basis nilai Untag Surabaya. Kedepankan kejujuran, teruslah menghargai keberagaman, kobarkan terus semangat menjaga kesatuan bangsa dan jadilah pekerja yang kreatif dan cerdas," sebutnya.
Baca juga: Untag Surabaya Mantapkan Langkah Global, Gandeng UTHM Malaysia Perkuat Riset dan Akademik
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya Bambang DH. Menekankan agar Untag Surabaya tetap menjaga kepercayaan masyarakat.
"Kepercayaan masyarakat pada Untag Surabaya dari tahun ke tahun semakin meningkat. Prestasi demi prestasi juga semakin meningkat. Yang terbaru, Prodi Ilmu Komunikasi dipercaya untuk membuka jenjang Magister," ungkapnya.
"Mari kita menjaga dan meningkatkan kualitas layanan dan kualitas belajar mengajar," ajaknya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM. berharap para wisudawan dapat menjadi pencetak kerja bukan pencari kerja. Kita harus punya multiplayer effect. Kalau lulusan mampu mencetak kerja maka program pemerintah untuk membangkitkan ekonomi bisa terwujud," paparnya. Prof. Dyah mengapresiasi capaian Untag Surabaya yang kian positif.
"Kami berharap, Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat dilaksanakan dengan optimal. Untag Surabaya sudah unggul, jadi harus berkomitmen menjaga mutu, sarana prasarana, dosen dan tenaga kependidikan untuk memberi pelayanan sepenuh hati, hati hati namun tidak sesuka hati," lanjutnya.
Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar
Istimewanya, pada wisuda hari ke dua turut hadir Guru Besar Jawaharlal Nehru University - Prof. Gautam Kumar Jha, Ph.D. dan ia mengaku bangga bisa melakukan MoU bersama Rektor Untag Surabaya di depan ratusan wisudawan.
“Hari ini istimewa untuk kita semua. Indonesia telah mencapai tingkatan tinggi dalam ilmu pengetahuan, sehingga ini kesempatan baik untuk bekerjasama dengan Kampus Merah Putih,” tuturnya saat berkesempatan memberikan kesan di tengah wisudawan. (red)
Editor : prass prasetyo