MERAHPUTIH I SURABAYA - Universitas Hang Tuah Surabaya menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat (Penmas) di Desa Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. Kegiatan kali ini dipimpin oleh ketua panitia pelaksana Liza Yudistira Yusan, S.Farm., M.Farm-Klin., MH(Kes.), Apt yang melibatkan 1 dosen Prodi Farmasi, 1 dosen Prodi Teknik Elektro dan 2 Mahasiswanya dalam mengimplementasikan Hibah Program Kemitraan Masyarakat Kemendikbud Ristekdikti (Badan Riset Inovasi Nasional). Rabu (21/09) lalu.
Penmas dilaksanakan di rumah yang merupakan pos tempat berkumpulnya kelompok usaha UMKM di daerah Medokan Ayu Rungkut.
Baca juga: Universitas Hang Tuah Perkuat Sinergi dengan TNI AL melalui Kunjungan Kerja ke Makassar
Pelatihan dan pendampingan ilmu baru dari tim Penmas UHT kepada warga agar dapat meningkatkan kualitas serta mutu produksi sabun cuci tangan yang sesuai dengan SNI dengan menggunakan alat yang memiliki teknologi canggih yang bernama “Mixprosa” sebagai alat mixer produksi pengolah sabun cuci tangan cair dengan menggunakan tenaga dynamo Batery Listrik, yang dihasilkan dari kegiatan Penmas kali ini dari UHT.
“Masyarakat kelompok usaha PKRT sangat antusias diajari bagaimana cara mengemas kemasan Label nama, Botol maupun sacket, mematenkan, juga memasarkan kembali hasil produknya lewat penjualan jejaring aplikasi internet Online baik melalui market online maupun website,” kata Liza Yudistira.
Liza berharap kepada kelompok usaha PKRT Mumtaz, Ilmu hasil pendampingan tim Penmas UHT agar ditularkan dan dibagikan kepada warga masyarakat yang lain yang tidak hadir.
Baca juga: Pelatihan Penguji OSCE di Fakultas Farmasi UHT: Upaya Tingkatkan Kompetensi Apoteker Nasional
“Semoga ilmu yang telah diberikan bisa sama-sama ikut meningkatkan ketrampilan dan punya pemahaman sama tentang cara memproduksi Sabun Cuci Tangan Cair berstandart mutu SNI dengan menggunakan alat bantu produksi hasil riset yang saat ini telah di hibahkan secara Gratis dari Universitas Hang Tuah kepada masyarakat UMKM,’ harap Liza Yudistira.
Adapun Pemateri tim Penmas kepada warga PKRT antara lain Yuyun Nailufa, M.Farm., Apt (dosen tetap prodi Farmasi Fakultas Kedokteran UHT) dengan memberikan pelatihan bagaimana cara efektif dan efisien warga binaan bisa membuat sendiri sabun cuci tangan cair dengan formulasi yang sesuai dengan SNI, hasilnya bisa di konsumsi sendiri, maupun coba dipasarkan kembali ke masyarakat yang lebih luas, tentunya harus dilengkapi diri lagi dengan kemasan label nama, botol yang sangat menarik.
Yang ke dia adalah Suryadi Thaha, ST., MT (dosen tetap prodi Teknik Elektro FTIK UHT) memberikan pelatihan E-Commerce dalam memasarkan produk UKM dengan memanfaatkan internet media sosial dan website sebagai E-Showroom jual beli kemasan dari produsen ke konsumen umum melalui internet, serta warga binaan UMKM dilatih cara mengoperasikan bagaimana alat baru produk pengolah sabun cuci tangan cair bernama “Mixprosa” dengan aman.
Baca juga: Latihan Camen Satmenwa 875 Universitas Hang Tuah Resmi Dimulai
Kelompok usaha PKRT Mumtaz kelurahan Medokan Ayu Kecamatan Rungkut Surabaya yang beranggotakan kurang lebih sekitar 8-9 ibu rumah tangga, melalui ketua kelompoknya Anton Sujarwo dan Anita Puji Rahayu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada tim UHT yang telah berbagi ilmu serta alat produksi Mixprosa dan dirasakan sangat besar manfaatnya.
"Terima kasih kami sampaikan kepada UHT yang telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kami, semoga bermanfaat bagi kami, " kata Anton Sujarwo. (red)
Editor : prass prasetyo