Di Pertemuan IMT-GT, Presiden Jokowi Dorong Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

harianmerahputih.id
Sesi foto bersama KTT ke-15 IMT-GT, Kamis (11/05/2023), di Labuan Bajo. (Foto: ASEAN2023 Host Photographer)

MERAHPUTIH I LABUAN BAJO - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-15 Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), Kamis (11/05/2023), di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan kegembiraan karena di tengah situasi global, di tahun 2021, volume IMT-GT berhasil mencapai 618 miliar dolar AS.

Baca juga: Prabowo dan Presiden Korea Bahas Penguatan Kemitraan Strategis di Tengah KTT APEC 2025

Presiden pun menekankan agar ke depan IMT-GT dapat semakin mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan guna menghadapi berbagai tantangan di depan yang tidak mudah.

“Ke depan, IMT-GT harus semakin mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, karena tantangan di depan tidak mudah, ketidakpastian masih tinggi, rivalitas masih tajam, dan efek domino goncangan ekonomi global masih terus mengancam,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga mendorong IMT-GT untuk mempererat kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi tersebut.

Baca juga: Prabowo Serukan Ekonomi Rakyat dan Kolaborasi Regional di Forum APEC Korea Selatan

“Mari kobarkan semangat kolaborasi, khususnya dengan peningkatan daya saing, konektivitas, pariwisata, dan investasi untuk mencapai visi IMT-GT tahun 2036,” ujarnya.

KTT ke-15 kali ini dilakukan dalam usia IMT-GT yang telah mencapai 30 tahun. Di usia tersebut, menurut Presiden, IMT-GT telah tumbuh menjadi kerja sama segitiga emas di kawasan ASEAN.

Baca juga: Presiden Prabowo Serukan Asia Pasifik Bangun Kepercayaan dan Kerja Sama Nyata di Tengah Ketegangan Global

“Di usianya yang ke-30 tahun, IMT-GT menjadi kerja sama segitiga emas bagi 85 juta penduduk di tiga negara,” tandasnya.

Mendampingi Presiden dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru