Hingga saat ini, Khofifah dan Emil Dardak telah didukung oleh delapan parpol. Dari jumlah tersebut, tujuh merupakan parpol yang memiliki kursi di parlemen, yaitu Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN, PPP, PSI, dan PKS. Selain itu, dukungan juga datang dari satu parpol non-parlemen, yaitu Partai Perindo. Namun, ketidakpastian dari tiga parpol besar ini dapat mempengaruhi dinamika politik menjelang Pilgub Jatim.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Dinamika politik ini menandakan bahwa peta kekuatan dalam Pilgub Jatim 2024 masih bisa berubah sewaktu-waktu. Perhatian publik dan analis politik kini tertuju pada langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh PKB, PDIP, dan NasDem dalam menentukan sikap mereka. (red)