MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemain Timnas U-23, Komang Teguh Trisnanda, menambah daftar panjang atlet sepak bola yang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya). Menyusul jejak rekannya, Rizky Ridho Ramadhani dan Ikhsan Zikrak, Komang memilih jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), sama seperti dua rekannya tersebut.
Nama Komang kian melejit di kancah sepak bola nasional setelah penampilannya yang gemilang di Piala Asia U-23 di Qatar. Sundulannya yang krusial berhasil menyelamatkan Timnas Indonesia dari kekalahan saat berhadapan dengan Australia, menjadikannya salah satu pahlawan dalam turnamen tersebut.
Baca juga: Pemkot Surabaya Sisir Jalan Dharmawangsa–Semarang: Trotoar Dibersihkan, Parkir Liar Ditertibkan
Komang diterima di UM Surabaya melalui jalur beasiswa atlet, yang membebaskannya dari seluruh biaya kuliah. Menurut pengakuannya, informasi tentang beasiswa ini didapatkan dari Ikhsan, sehari setelah temannya tersebut mendaftar.
"Saya memang memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan, tapi saya juga membutuhkan kampus dengan kurikulum yang fleksibel dan memungkinkan kuliah online. Setelah mengetahui bahwa UM Surabaya menawarkan kurikulum khusus, saya pun tertarik," ungkap Komang, Kamis (15/8/2024).
Pria kelahiran Bali yang kini membela Borneo FC Samarinda di Liga 1 ini memiliki alasan kuat memilih jurusan Manajemen. Menurutnya, karier sebagai atlet hanya berlangsung hingga usia tiga puluhan, sedangkan pendidikan dan ilmu pengetahuan dapat terus digunakan sepanjang hidup, bahkan setelah pensiun sebagai atlet.
Komang mengakui, untuk mengatur waktu antara kuliah dan latihan, ia akan memanfaatkan kuliah online ketika tidak ada jadwal latihan. Jika memungkinkan, saat berada di Surabaya, ia juga ingin mengikuti kuliah secara langsung.
Baca juga: Untag Surabaya Mantapkan Langkah Global, Gandeng UTHM Malaysia Perkuat Riset dan Akademik
Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) UM Surabaya, Radius Setiyawan, menyampaikan bahwa komitmen universitas dalam memberikan beasiswa atlet telah berjalan selama enam tahun terakhir. Banyaknya atlet yang memilih UM Surabaya menunjukkan bahwa pembelajaran dan kurikulum yang ditawarkan sangat aksesibel bagi para atlet di Indonesia.
"Mengenai pembelajaran dan kurikulum untuk atlet, universitas sudah sangat siap. Ada biro kemahasiswaan dan fakultas yang mengkoordinasi hal tersebut," ujar Radius.
Tahun ini, beberapa atlet akan diwisuda, termasuk atlet panjat tebing Rahmad Adi Mulyono, yang baru saja berlaga di Olimpiade Paris. Radius berharap Komang dapat terus berprestasi hingga masuk Timnas senior dan membawa klubnya meraih gelar juara di Liga 1, serta mengharumkan nama Indonesia dan UM Surabaya.
Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar
"Komang adalah atlet ke-53 yang kuliah di UM Surabaya. Ke depan, kami berharap lebih banyak atlet yang memilih kampus ini," tambah Radius.
Komang baru saja menyelesaikan beberapa persyaratan untuk menjadi mahasiswa baru di UM Surabaya, termasuk mengisi formulir pendaftaran secara online dan menyerahkan dokumen yang diperlukan di gedung A lantai 1, LIPMB. Ia juga telah mengikuti pembekalan dari Biro Kemahasiswaan mengenai kurikulum dan jadwal perkuliahan. (red)
Editor : prass prasetyo