Ketua DPW PKB Jatim Soroti Tingginya Angka Kemiskinan di Jawa Timur

harianmerahputih.id
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar,

MERAHPUTIH I MADIUN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di Jawa Timur. Hal ini diungkapkan oleh politisi yang akrab disapa Gus Halim saat menghadiri Konsolidasi PKB Jawa Timur untuk wilayah Mataraman, yang meliputi Madiun, Nganjuk, Trenggalek, Magetan, Ponorogo, Ngawi, Pacitan, dan Kediri di Kota Madiun, Kamis (5/9/2024).

"Jawa Timur sangat potensial, sumber daya alamnya bagus, sumber daya manusia luar biasa, dan alamnya sangat mendukung. Tapi pertanyaan besarnya, kenapa Jawa Timur menjadi provinsi dengan penduduk miskin terbanyak di dunia," ujar Gus Halim.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Ia menjelaskan, alasan dirinya menyebut Jawa Timur sebagai provinsi dengan penduduk miskin terbanyak di dunia adalah karena jumlah penduduk miskin yang besar jika dibandingkan dengan luas wilayah provinsi tersebut.

"Ini sebuah keprihatinan. Jawa Timur dengan luas wilayah seperti ini dan sumber daya manusia yang bagus, tapi penduduk miskinnya banyak," lanjut Profesor Kehormatan Universitas Negeri Surabaya itu.

Selain kemiskinan, Gus Halim juga menyoroti pertumbuhan sumber daya manusia (SDM) yang dinilainya berjalan lambat. Ia menyerukan agar seluruh kader dan relawan PKB bersatu untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim, yang diusung oleh PKB.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

"Saya minta seluruh kader, simpatisan, dan relawan untuk berikhtiar semaksimal mungkin dalam menyosialisasikan pasangan Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim," katanya.

Gus Halim juga menegaskan pentingnya mendukung calon kepala daerah di wilayah masing-masing. Ia menyebut, salah satu alasan PKB mengusung pasangan Luluk dan Lukmanul karena keduanya tidak terbebani oleh masalah masa lalu, terutama yang berkaitan dengan urusan hukum.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

"Mbak Luluk dan Mas Lukmanul memiliki latar belakang yang bersih. Kami ingin Jawa Timur bergerak maju dengan lebih cepat," ungkapnya.

Data dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur (BPS Jatim) mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa Timur pada Maret 2024 mencapai 3,983 juta orang, menurun sebanyak 206 ribu orang dibandingkan periode yang sama pada 2023. Rata-rata rumah tangga miskin di Jawa Timur memiliki 4,24 orang anggota rumah tangga, dan garis kemiskinan di Jatim tercatat sebesar Rp536.122 per kapita per bulan.(red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru