Gubernur Jatim Harapkan Gerkatin Jadi Jembatan Kaum Tuna Rungu

harianmerahputih.id
Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono bersama menyaksikan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerkatin Jatim untuk masa bakti 2023-2028 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (5/11)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyampaikan harapannya agar Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Provinsi Jawa Timur dapat menjadi jembatan yang menghubungkan kaum tuna rungu dengan masyarakat luas. Pernyataan tersebut diungkapkan saat ia menyaksikan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerkatin Jatim untuk masa bakti 2023-2028 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (5/11).

Acara pengukuhan ini merupakan hasil dari Keputusan Dewan Pengurus Pusat Gerkatin yang dikeluarkan pada 25 Juli 2023. Sebanyak 12 anggota dilantik dalam momen bersejarah ini, dengan Maskurun terpilih sebagai Ketua DPD, didampingi oleh Muhammad Rizal Jahya sebagai Wakil Ketua, Fathan Abiyoto Kurniawan sebagai Sekretaris, dan Sapto Pramono Wardoyo sebagai Bendahara.

Baca juga: Dindik Jatim Galang Dana untuk Pulihkan Pendidikan Korban Banjir Bandang di Sumatera dan Aceh

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Adhy mengungkapkan bahwa pengukuhan ini menjadi yang pertama kalinya bagi Gerkatin diadakan di Gedung Grahadi. “Kami menyambut hangat kedatangan para anggota Gerkatin. Komunitas ini sangat penting untuk kesejahteraan tuna rungu,” tuturnya. Ia berharap Gerkatin dapat berfungsi sebagai wadah yang mendukung kaum tuna rungu dalam berinteraksi dengan pemerintah dan masyarakat.

Baca juga: Khofifah Dorong Camat dan Perangkat Desa Jemput Bola Sukseskan Program Nasional

Adhy Karyono juga menekankan pentingnya program Sahabat Disabilitas Tuli (Sobat Dili) yang dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini bertujuan untuk memberdayakan penyandang tuna rungu melalui berbagai aktivitas, termasuk edukasi Al-Qur'an. "Gerkatin diharapkan dapat menjadi media yang memenuhi kebutuhan kaum tuna rungu, terutama dalam berkomunikasi dengan pihak pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Pj. Gubernur menyoroti pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menegaskan kedudukan, hak, kewajiban, dan peran yang sama bagi penyandang disabilitas di seluruh aspek kehidupan. Dalam sektor ketenagakerjaan, Adhy menyebut bahwa Jawa Timur telah memenuhi alokasi satu persen lowongan untuk penyandang disabilitas. Namun, ia juga menegaskan perlunya peningkatan kuota lowongan kerja seiring bertambahnya populasi penyandang disabilitas.

Baca juga: Tarif Murah, Fasilitas Nyaman: Trans Jatim Gajayana Jadi Idola Baru Malang Raya

Ketua DPD Gerkatin Jatim, Maskurun, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas dukungan dan fasilitas yang diberikan untuk acara pengukuhan. “Ini adalah impian kami, dan kami berharap semangat ini dapat terus berkobar,” ungkapnya melalui bahasa isyarat.

Ke depannya, Gerkatin berencana untuk mewujudkan DPD di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur. Saat ini, organisasi tersebut telah hadir di 26 kabupaten/kota, dengan harapan dapat menjangkau 12 kabupaten/kota lainnya. “Kami bertekad untuk membentuk generasi disabilitas tuli yang aktif dan tangguh dalam menjalani kehidupan,” tutup Maskurun. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru