Pemkot Surabaya Semarakkan Hari Pahlawan: ASN Kenakan Busana Perjuangan dan Nuansa Merah Putih

harianmerahputih.id
Memperingati Hari Pahlawan pada 10 November, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya mengenakan pakaian bertema perjuangan

MERAHPUTIH I SURABAYA - Memperingati Hari Pahlawan pada 10 November, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya tampil berbeda. Pada Jumat, 8 November 2024, para ASN mengenakan pakaian bertema perjuangan, lengkap dengan pin merah putih, dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 400.14.1.1/23803/436.8.6/2024 tentang Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024.

Di berbagai kantor layanan publik, termasuk di Puskesmas Ketabang, pemandangan para ASN dengan busana ala pejuang kemerdekaan memberikan nuansa patriotik. Banyak dari mereka terlihat mengenakan baju veteran warna cokelat, lengkap dengan topi dan syal merah putih, menciptakan suasana penuh semangat juang.

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, M Fikser, menyatakan bahwa seluruh pegawai di berbagai bidang ikut berpartisipasi mengenakan pakaian bertema perjuangan. Langkah ini bukan sekadar simbol, tetapi juga dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat pelayanan bagi masyarakat.

"Pada akhir pekan ini, ASN dihimbau untuk mengenakan pakaian perjuangan. Semua tanpa terkecuali, termasuk mereka yang bertugas di bagian pelayanan," jelas Fikser.

Tidak hanya dari segi penampilan, Fikser berharap para ASN dapat mengadopsi semangat juang para pahlawan dalam melayani masyarakat.

“Selain memperingati Hari Pahlawan, diharapkan ini memotivasi ASN untuk memberikan pelayanan yang terbaik dalam era pembangunan saat ini,” tambahnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp55,2 Miliar, Eri Cahyadi Tegaskan Prioritas untuk Kesejahteraan Warga

Dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan, Pemkot Surabaya juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk ikut berpartisipasi. Berbagai bentuk partisipasi seperti memasang bendera, mengenakan pakaian bertema perjuangan, memutar lagu-lagu patriotik, serta menghias area publik dengan ornamen perjuangan diharapkan mampu menambah semarak kota.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mendukung inisiatif ini. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) misalnya, mengimbau para pemilik videotron untuk menayangkan tayangan bertema pahlawan. Sementara itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) mengarahkan sekolah-sekolah untuk mengadakan peringatan dengan cara serupa, yaitu mengenakan pakaian bertema perjuangan dan memperdengarkan lagu patriotik pada tanggal 8 November.

Tidak ketinggalan, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Serta Pariwisata (Disbudporapar) menghimbau hotel, restoran, dan tempat hiburan untuk ikut serta dalam peringatan ini. Bahkan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) menyarankan mall dan pusat perbelanjaan untuk ikut memeriahkan dengan nuansa perjuangan.

Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA

Inisiatif lain datang dari Dinas Perhubungan (Dishub) yang memutar lagu-lagu perjuangan di setiap lampu lalu lintas. Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berencana menghias kota dengan warna merah putih untuk memperkuat atmosfer Hari Pahlawan di seluruh sudut kota.

“Pemkot Surabaya bersama seluruh OPD berupaya agar peringatan Hari Pahlawan tahun ini bisa dirasakan oleh semua kalangan masyarakat. Semoga ini bukan hanya peringatan tahunan, tetapi juga bisa membangkitkan semangat juang dan pelayanan bagi Surabaya,” pungkas Fikser. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru