MERAHPUTIH I SURABAYA — Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, terus memperkuat basis dukungan menjelang Pilkada Jatim 2024. Pasangan petahana ini mendapat dukungan signifikan dari kalangan generasi Z (Gen Z) yang tergabung dalam badan otonom organisasi Muhammadiyah.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Kelompok muda ini, yang mengatasnamakan diri sebagai Relawan Jari Mata, mendeklarasikan dukungan mereka pada acara yang berlangsung di Surabaya, Jumat (22/11)sore. Para pemuda Muhammadiyah tersebut menyatakan komitmen untuk mendukung Khofifah-Emil memenangkan kontestasi Pilkada Jatim yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November mendatang.
"Alhamdulillah, kita harus berjuang sampai akhir," ujar Emil Elestianto Dardak kepada para wartawan setelah menghadiri deklarasi Relawan Jari Mata. Kehadiran Emil didampingi langsung oleh Khofifah Indar Parawansa, yang menyambut dukungan ini dengan optimisme tinggi.
Emil, yang juga merupakan Wakil Gubernur petahana, menyampaikan apresiasi kepada para pemuda Muhammadiyah atas dukungan mereka. "Kami mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh senior maupun anak-anak mudanya. Sebenarnya mereka sudah bergerak bersama Bu Khofifah maupun saya. Kebetulan hari ini dikumpulkan bersama-sama untuk semakin mengintensifkan sampai hari pencoblosan," tuturnya.
Emil menambahkan bahwa perjuangan memenangkan Pilkada Jatim tidak hanya berhenti pada hari pencoblosan. Pengawalan hasil suara pasca-pemungutan juga menjadi perhatian utama.
"Kita harus tetap menjaga semangat ini hingga akhir. Tidak hanya sampai mencoblos, tetapi juga memastikan suara kita terjaga hingga selesai," imbuhnya.
Pilkada Jatim 2024 akan menjadi ajang persaingan sengit antara tiga pasangan calon. Selain Khofifah-Emil, ada pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, yang diusung oleh koalisi partai berbasis keumatan. Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta atau yang akrab disapa Gus Hans, merupakan kombinasi tokoh nasionalis dan religius.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Sebagai petahana, Khofifah-Emil mengandalkan capaian pembangunan selama periode pertama mereka, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan penguatan inklusivitas masyarakat. Dukungan dari generasi muda, seperti Relawan Jari Mata, menjadi salah satu kekuatan strategis pasangan ini untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin Jawa Timur.
Salah seorang perwakilan Relawan Jari Mata, Shinta Damasari, menyatakan bahwa kelompoknya melihat Khofifah-Emil sebagai pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Kami percaya pasangan Bu Khofifah dan Mas Emil adalah pemimpin yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki visi yang sesuai dengan kebutuhan kaum muda dan masa depan Jawa Timur," ujarnya.
Pilkada Jatim 2024 diprediksi akan diwarnai persaingan ketat antara ketiga pasangan calon. Dengan waktu kurang dari sepekan menuju hari pencoblosan, seluruh pasangan terus menggalang dukungan dan menyampaikan program-program unggulan mereka kepada masyarakat.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok pemuda seperti Relawan Jari Mata, diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi Khofifah-Emil dalam mengamankan kemenangan. "Ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita berjuang untuk memastikan masa depan Jawa Timur tetap maju dan sejahtera," pungkas Emil.
Pilkada ini tidak hanya menjadi momentum politik, tetapi juga ujian bagi masyarakat Jawa Timur dalam memilih pemimpin yang dapat membawa provinsi ini menuju kemajuan di masa depan. Dengan tiga pasangan calon yang kuat, hasil akhir Pilkada Jatim 2024 akan menjadi perhatian publik secara luas.(red)
Editor : prass prasetyo