MERAHPUTIHI SURABAYA - Perhelatan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Jatim Expo dan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Senin, 10 Februari 2025 dan hari berikutnya, berlangsung dengan lancar. Salah satu faktor pendukung kelancaran acara ini adalah kehadiran kader-kader Pramuka Jawa Timur yang turut berpartisipasi dalam berbagai aspek teknis di lapangan.
Sejak pagi, ratusan anggota Pramuka telah bersiaga di Jatim Expo, lokasi utama pembukaan kongresyang dihadiri oleh Presiden Prabowo. Mereka tidak hanya bertugas menyambut para peserta yang datang dari berbagai daerah, tetapi juga berperan dalam pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi acara. Kehadiran mereka memberikan kenyamanan bagi para tamu yang hadir serta membantu menciptakan suasana yang tertib dan kondusif.
Tidak hanya di Jatim Expo, kader Pramuka juga memberikan kontribusi besar di Asrama Haji Sukolilo, tempat berlangsungnya rangkaian kegiatan kongres. Puluhan anggota Pramuka terlihat aktif menyambut dan mengarahkan tamu, serta mendirikan tenda tersendiri yang menyediakan minuman hangat bagi peserta dan penggembira kongres. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa generasi muda Pramuka memiliki semangat pengabdian yang tinggi.
Ketua Pramuka Jawa Timur, HM Arum Sabil, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para kader Pramuka dalam mendukung suksesnya kongres ini. “Para kader Pramuka tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga menjaga kebersihan tempat acara dan menyediakan minuman hangat untuk para tamu. Ini adalah bentuk nyata dari semangat gotong royong dan pengabdian,” ujarnya kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (11/2).
Arum Sabil juga mengungkapkan bahwa sebelum diterjunkan ke lokasi acara, para kader Pramuka telah menggelar apel persiapan. Dalam apel tersebut, mereka membagi tugas sesuai dengan kebutuhan di lapangan, mulai dari pengaturan lalu lintas, penyambutan tamu, hingga tim kebersihan.
Baca juga: Jatim Kirim Bantuan Rp5 Miliar untuk Sumatera, Khofifah: Ini Amanah dari Warga Kami
Ketua PW Muslimat Jatim, Nyai Masruroh Wahid mengapresiasi apa yang dilakukan Pramuka Jatim. Menurutnya Pramuka sering bersinergi bersama Muslimat NU.
"Pramuka Jatim sangat hebat. Kader-kader Pramuka ini saya kira seperti anak-anaknya dari Muslimat NU. Mereka terus melakukan kegiatan positif dan turut aktif membantu masyarakat," kata Nyai Masruroh.
Tidak hanya itu, kehadiran kader Pramuka juga mendapat apresiasi dari para tamu undangan. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya anggota Pramuka yang siap memberikan arahan dan membantu kelancaran acara.
Baca juga: Eri Cahyadi Raih Anugerah Tertinggi PGRI
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik Pramuka. Mereka cekatan dan sigap dalam membantu berbagai hal, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga menjaga kebersihan,” ujar salah satu peserta kongres.
Keterlibatan Pramuka dalam Kongres XVIII Muslimat NU tahun ini menjadi bukti bahwa mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam acara berskala nasional. Partisipasi mereka tidak hanya menambah semarak kegiatan, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya peran generasi muda dalam mendukung agenda besar organisasi keagamaan dan sosial.
Dengan semangat yang ditunjukkan para kader Pramuka, diharapkan keterlibatan mereka dalam acara-acara besar lainnya semakin meningkat, sehingga nilai-nilai kepedulian sosial dan gotong royong semakin tumbuh di kalangan generasi muda Indonesia. (red)
Editor : prass prasetyo