MERAHPUTIH | SIDOARJO - Masyarakat harus ekstra hati-hati dan teliti mengenali identitas pegawai Perusahaan Listrik Negara (PLN). Meski tampak memakai fasilitas dan beratribut PLN, rupanya itu belum jaminan. Apalagi dalam menjalankan pekerjaaanya tanpa disertai surat tugas yang jelas.
Di Kabupaten Sidoarjo, dijumpai oknum mengatasnamakan pegawai PLN yang mengaku ditugaskan untuk mencabut atau "bersih-bersih" tiang listrik di sejumlah titik. Dalam beroperasi, oknum ini biasanya dibantu tiga atau empat orang. Sementara agar tampak meyakinkan, aksi mereka ditunjang mobil pick up hitam bertuliskan PLN Jawa Timur.
Baca juga: Gubernur Khofifah: Bentuk Kontribusi Industri Jatim Wujudkan Net Zero Emission 2060
Dari penelusuran harianmerahputih.id, oknum tersebut bernama SMD alias AJ alias RGL. Usianya sekitar 63 tahun. Diketahui, dia tinggal di Desa Ganggang Panjang.
Di mata warga, SMD dikenal dan diakui sebagai pegawai di PLN ULP Porong, Kabupaten Sidoarjo. Wajar saja, sebab dalam beraksi biasanya memakai identitas atau atribut mirip pegawai PLN.
"Saya tahunya dia bekerja di PLN Porong," ujar seorang warga Desa Ganggang Panjang, Tanggulangin, Sidoarjo, Selasa (19/5).
Meski mengaku tidak tahu status kepegawaiannya (di PLN Porong), lelaki tersebut membenarkan jika ciri-ciri mobil yang dipakai keliling, mencabut tiang listrik atau menancapkan kembali di sejumlah lokasi (dipastikan berdasar order) adalah milik SMD.
Sementara, untuk mendapat kepastian tentang status kepegawaian SMD, harianmerahputih.id mendatangi PLN ULP Porong untuk menggali informasi. Namun, siang itu Kepala ULP Mifta sudah keluar dari kantornya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Harap Aktivitas Masyarakat Kembali Normal
Dihubungi lewat nomor handphonenya, Mifta melalui pesan WhatsApp (WA) memberikan balasan dengan menyebut SMD bukan pegawai di unit yang dipimpinnya.
"Dia instalatir," tulis Mifta.
Tentang aksi cabut tiang listrik Mifta menegaskan, kalau pegawai (PLN) tidak mungkin, melakukan pencabutan apalagi tanpa ada surat perintah. "Kalau pegawai nggak mungkin," lanjutnya.
Baca juga: Somad Instalatir Nakal, Cabut dan Jual Kembali Tiang Listrik Milik PLN
Di kalimat selanjutnya, Mifta seakan memberikan penegaskan, "Ditangkap aja klu ada yg ambil. Bawa perintah kerja apa ndak? Klu ada, lokasinya bsk biar dicek tiang siapa," bunyi deretan kalimat melalui jawaban WA telephon selularnya.
Mifta menambahkan (juga melalui tulisan di WA), instalatir hanya pasang instalasi pelanggan berdasarkan order dr pelanggan, pemasangan tiang oleh vendor yg ditunjuk PLN atau oleh petugas PLN.
Sementara, untuk mengetahui lebih jauh kegiatan yang dilakukan SMD, dan dimana saja dia telah melakukan pencabutan tiang listrik, atau menancapkan kembali tim media ini terus melakukan penelusuran. Sejumlah lokasi pencabutan tiang listrik pun didatangi dan temuan bukti-bukti terus dikumpulkan. (tji/gus)
Editor : Tudji Martudji