MERAHPUTIH I SURABAYA — Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, mengapresiasi Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu tujuan utama investasi asal Singapura. Pernyataan itu disampaikan saat bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (15/5/2025).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat mempererat kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, dan investasi. Menurut Khofifah, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas Pemprov Jatim. Ia menilai Singapura unggul dalam indeks daya saing global, talenta, dan inovasi.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
“Singapura selalu menjadi rujukan, baik di kawasan ASEAN maupun secara global,” ujar Khofifah.
Sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM, Pemprov Jatim telah menjalin kerja sama pertukaran pelajar dan pekerja di bidang teknologi, termasuk memanfaatkan program beasiswa ASEAN bagi pelajar SMA.
Di sektor kesehatan, kerja sama dengan Singapura pernah dilakukan melalui Singapura International Foundation yang menggandeng tiga rumah sakit besar di Jatim. Gubernur berharap kerja sama itu dapat dilanjutkan melalui dukungan pemerintah pusat.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Adapun di sektor investasi, Singapura tercatat sebagai investor terbesar di Jatim. Gubernur menyampaikan, sejumlah investor asal Singapura dijadwalkan berkunjung ke Jatim pada Juli mendatang.
Sementara itu, Kwok menyebut Jatim sebagai provinsi pertama yang ia kunjungi selama bertugas di Indonesia. Ia menilai Jatim memiliki potensi besar, terutama dalam mendukung penguatan SDM, sektor kesehatan, dan iklim investasi yang kompetitif.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
“Prioritas kami selaras dengan visi Jawa Timur. Kami siap mendukung kerja sama lanjutan, termasuk pelatihan tenaga medis dan pertukaran pelajar,” kata Kwok.
Pertemuan tersebut turut dihadiri pejabat dari Kedutaan Singapura serta sejumlah kepala dinas dan pimpinan rumah sakit di Jawa Timur. (red)
Editor : Redaksi