Laga Pamungkas Penuh Gairah: PERSIB Siap Rayakan Gelar Juara di GBLA

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I BANDUNG — Meski menjadi laga penutup musim Liga 1 2024/2025, PERSIB Bandung tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam menegakkan aturan yang berlaku. Menghadapi Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/5/2025) pukul 16.00 WIB, PERSIB menegaskan pelaksanaan pertandingan akan berjalan sesuai regulasi, termasuk larangan hadirnya suporter tim tamu.

Larangan tersebut merujuk pada Pasal 4 Ayat 8 Regulasi Liga 1 2024/2025 serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 yang melarang kehadiran pendukung tim tamu demi menjamin keamanan dan ketertiban pertandingan. Vice President Operational PT PERSIB Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, menegaskan bahwa pelanggaran terhadap aturan ini dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi klub maupun kelompok suporter.

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

“Kami mengimbau dengan sangat tegas kepada suporter Persis Solo untuk tidak hadir di Stadion GBLA. Tidak ada alokasi tiket yang disediakan bagi pendukung tim tamu,” ujar Andang dalam keterangan resmi, Selasa (20/5/2025).

Andang juga menyarankan agar para pendukung Persis Solo menyaksikan pertandingan melalui siaran televisi atau mengikuti kegiatan nonton bareng di daerah masing-masing. “Kami mohon kesadaran semua pihak agar perayaan penutup musim ini berlangsung kondusif,” ucapnya.

Laga ini juga akan menjadi panggung selebrasi besar bagi PERSIB. Setelah memastikan diri sebagai juara Liga 1 2024/2025 sejak pekan ke-31, skuad Maung Bandung akan menerima medali dan trofi usai pertandingan. Gelar ini mengukuhkan PERSIB sebagai back to back champion, setelah juga menjuarai musim sebelumnya.

Ribuan Bobotoh diperkirakan akan memadati GBLA untuk merayakan momen bersejarah tersebut. Namun, Andang kembali mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama laga dan prosesi selebrasi berlangsung.

Baca juga: PERSIB Tahan Gempuran Lion City Sailors, Babak Pertama Berakhir 1-1

“Kami mengajak seluruh Bobotoh untuk merayakan kemenangan ini dengan tertib, aman, dan penuh kebanggaan. Jangan ada yang menyalakan flare atau masuk ke lapangan. Mari tunjukkan bahwa Bobotoh adalah suporter yang cerdas dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” katanya.

PERSIB, lanjut Andang, tidak ingin euforia gelar juara ternoda oleh pelanggaran disiplin yang bisa berujung pada sanksi dari Komite Disiplin PSSI. Oleh karena itu, seluruh elemen pertandingan—mulai dari panitia pelaksana, pemain, hingga suporter—diminta tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Musim ini adalah buah dari perjuangan dan dukungan luar biasa Bobotoh. Kami ingin mengakhiri dengan manis dan penuh kebanggaan,” tutur Andang.

Baca juga: Target Juara Grup G, Saddil Tegaskan PERSIB Akan Tempur Total di Markas Lion City Sailors

Pertandingan kontra Persis Solo akan menjadi penutup dari perjalanan panjang PERSIB di Liga 1 musim ini, sekaligus momentum untuk merayakan kejayaan. Meski tanpa kehadiran pendukung tim tamu, laga ini diharapkan tetap berlangsung meriah dan penuh semangat persaudaraan.

Sebagaimana di musim-musim sebelumnya, pengamanan ketat akan diterapkan di sekitar stadion. PERSIB juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan jalannya pertandingan dan selebrasi juara berjalan lancar.

Dengan segala kesiapan dan imbauan yang telah disampaikan, PERSIB berharap momen ini menjadi penegas identitas klub sebagai juara sejati—bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga dalam menjunjung tinggi sportivitas dan kedewasaan suporter. (RED)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru