Ujian Awal Timnas U-23: Pemanasan atau Pertaruhan Menuju Asia?

harianmerahputih.id
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dalam proses pengundian grup bersama Presiden AFF, Mayjen Khiev Sameth.

MERAHPUTIH I JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut ajang ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025 sebagai “pemanasan ideal” bagi Tim Nasional Indonesia U-23 sebelum menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September mendatang. Namun, dengan grup yang tidak bisa dipandang remeh dan ekspektasi tinggi pasca pencapaian semifinal Piala Asia U-23 2024, ajang ini bisa berubah menjadi ujian awal yang menentukan, bukan sekadar pemanasan.

Dalam drawing yang digelar di Bali, Jumat (30/5), Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Pertemuan dengan Malaysia menjadi sorotan, mengingat rivalitas klasik antarnegara serumpun tersebut. Indonesia terakhir kali bertemu Malaysia di ajang yang sama pada 18 Agustus 2023 dan harus menelan kekalahan 1-2.

Baca juga: Kapten Persija Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Gol Spektakulernya Guncang Dunia

"Ini pemanasan yang bagus bagi Timnas U23 dan pelatih Gerald Vanderburg. Apalagi kita satu grup dengan Malaysia. Sudah kangen ketemu tim negeri jiran itu,” ujar Erick Thohir yang hadir langsung dalam proses pengundian grup bersama Presiden AFF, Mayjen Khiev Sameth.

Namun, euforia itu tak boleh menutupi kenyataan: Indonesia tak memiliki banyak waktu untuk melakukan rotasi, adaptasi, dan pencarian formasi terbaik. Hanya berselang sebulan dari turnamen ini, Garuda Muda harus tampil dalam kualifikasi Piala Asia U-23 melawan lawan yang jauh lebih tangguh, seperti Korea Selatan, di Grup J.

Kualifikasi yang berlangsung 1-9 September 2025 akan menjadi penentu nasib Indonesia untuk bisa kembali mencicipi atmosfer kompetisi level kontinental di Arab Saudi, Januari 2026. Dari total 44 peserta, hanya 15 tim yang akan lolos — 11 juara grup dan 4 runner-up terbaik.

Baca juga: Presiden Prabowo Dorong ASEAN dan Korea Selatan Jadi Motor Pertumbuhan Global di KTT ke-26 ASEAN-ROK

Di ASEAN U-23 Championship 2025, Indonesia menargetkan gelar juara setelah dua tahun lalu hanya menjadi finalis. "Targetnya juara. Ini juga kesempatan baik bagi pelatih dan pemain untuk mengukur kekuatan sebelum ke Kualifikasi Piala Asia,” ujar Erick menambahkan.

Di grup lain, Vietnam sebagai juara bertahan akan bertemu Kamboja dan Laos di Grup B, sementara Thailand tergabung di Grup C bersama Myanmar dan Timor Leste.

Baca juga: Garuda Gagal Curi Poin di Jeddah, Tumbang Tipis 2-3 dari Arab Saudi

Dengan jadwal yang padat dan tekanan tinggi, keputusan menjadikan ASEAN U-23 Championship sebagai ajang "pemanasan" bukan tanpa risiko. Satu kesalahan bisa berdampak pada kepercayaan diri tim menuju laga-laga penentu di Kualifikasi Piala Asia. Di tengah harapan publik untuk melihat Garuda Muda kembali mencetak sejarah, ajang ini tak lagi sekadar uji coba — melainkan awal dari pertaruhan yang sesungguhnya. (red)


 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru