Surabaya Rayakan Hari Jadi ke-732, Eri Cahyadi Paparkan Capaian dan Agenda Besar Kota

harianmerahputih.id
Pemerintah Kota Surabaya menggelar Upacara Resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di Balai Kota, Taman Surya, Sabtu (31/5/2025).

MERAHPUTIH I SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya menggelar Upacara Resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di Balai Kota, Taman Surya, Sabtu (31/5/2025). Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan arah pembangunan kota ke depan dengan semangat “Tumbuh Semakin Kuat” yang berpijak pada Asta Cita Presiden RI dan Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur.

Dalam pidatonya, Eri memaparkan deretan capaian pembangunan kota, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Salah satu yang dibanggakan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya yang mencapai 84,69, tertinggi di Jawa Timur.

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

“Fokus utama kami tetap pada peningkatan kualitas SDM. Anggaran pendidikan mencapai Rp2,5 triliun, dengan beasiswa bagi lebih dari 24 ribu siswa dan mahasiswa serta pembebasan biaya sekolah bagi 180 ribu pelajar,” kata Eri.

Di sektor kesehatan, usia harapan hidup warga Surabaya kini 76 tahun. Pemerintah kota juga membangun tiga RSUD baru dan memperkuat layanan primer lewat program satu tenaga kesehatan per balai RW. Surabaya juga mencatat penurunan stunting drastis, dari 28,9 persen pada 2021 menjadi hanya 1,6 persen di 2023.

Sementara itu, tingkat kemiskinan ditekan hingga 3,96 persen dan kemiskinan ekstrem dinyatakan nol. “Kami juga berkomitmen mendukung ekonomi warga lewat padat karya, bantuan modal, hingga fasilitasi sertifikasi halal untuk UMKM,” ujar Eri.

Baca juga: Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp55,2 Miliar, Eri Cahyadi Tegaskan Prioritas untuk Kesejahteraan Warga

Pertumbuhan ekonomi Surabaya tercatat 5,76 persen, lebih tinggi dari rata-rata provinsi maupun nasional. Program pelatihan dan penempatan kerja melalui bursa daring dan luring berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja. Sektor pariwisata dan UMKM pun turut menggeliat lewat revitalisasi kawasan seperti Tunjungan Romansa dan Kalimas.

Soal infrastruktur, Eri menyebut lebih dari 1.180 balai RW telah diperbarui dan genangan air dikurangi di ratusan titik. Jalan dan drainase sepanjang ratusan kilometer dibangun dan diperbaiki sejak 2021, sementara 16.571 rumah tidak layak huni telah direhabilitasi.

Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA

Namun, Eri tidak menutup mata terhadap tantangan. Untuk penanganan banjir dan infrastruktur skala besar, Pemkot membutuhkan lebih dari Rp20 triliun. Kebutuhan pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial juga membutuhkan anggaran besar hingga 2030.

“Kami menyadari, tugas masih panjang. Tapi komitmen untuk menjadikan Surabaya lebih kuat dan setara bagi semua warganya tidak akan berhenti,” tutup Eri.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru