Kirab Obor Porprov IX Jatim Tiba di Malang, Warga Sambut dengan Sukacita dan Tradisi Budaya

harianmerahputih.id
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 tiba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (24/6/2025) sore,

MERAHPUTIH I MALANG— Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 tiba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (24/6/2025) sore, disambut meriah oleh masyarakat. Obor yang dibawa estafet dari Surabaya itu menjadi simbol semangat sportivitas dan persatuan, serta membangkitkan antusiasme warga sepanjang jalur yang dilalui.

Dari Kecamatan Tumpang hingga Kepanjen, semangat kebersamaan terasa menggelora. Jalur kirab melintasi Poncokusumo, Wajak, Turen, dan Gondanglegi. Di sepanjang perjalanan, warga berbondong-bondong keluar rumah. Mereka tidak hanya menanti obor, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan. Kirab ini tak sekadar seremoni, tetapi telah menjelma menjadi pesta rakyat.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Konvoi kendaraan bermotor turut menyemarakkan kirab. Puluhan jip dan komunitas motor klasik seperti CB mengiringi api Porprov dalam irama yang membaurkan deru mesin dengan semangat masyarakat. Di setiap titik singgah, warga berkumpul menyaksikan pertunjukan seni tradisional, mulai dari atraksi pencak silat hingga tarian khas Malang seperti Tari Bapang dan Tari Bedayan.

Yang paling menyita perhatian adalah pertunjukan bantengan, seni khas Malang yang memadukan elemen kuda lumping dan barongsai, namun dengan kepala banteng sebagai ikon utama. Di tengah kepulan asap dan bunyi gamelan, seni ini menyulut kekaguman dan kebanggaan akan kekayaan budaya lokal.

“Ini bukan hanya kirab olahraga, ini perayaan warga. Saya bangga Malang jadi bagian dari Porprov tahun ini,” ujar Siti Marlena (25), warga Kepanjen yang ikut menyambut kedatangan obor di halaman luar Stadion Kanjuruhan. Di tempat itu pula, warga tampak mengantri untuk berswafoto dengan maskot resmi Porprov IX Jatim.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Handoko (37), warga lain yang rumahnya tak jauh dari rute kirab, mengaku sengaja membawa serta anaknya agar ikut merasakan euforia yang jarang terjadi.

“Ini pengalaman berharga. Kami sekeluarga ikut merayakan. Saya juga berniat menonton pertandingan di Kanjuruhan nanti,” katanya.

Usai singgah di Kepanjen, obor kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Batu. Rute yang ditempuh melintasi Pakisaji, Wagir, Dau, hingga Karangploso. Di titik terakhir ini, api Porprov akan bermalam. Sebuah panggung rakyat disiapkan di Rest Area Karangploso, menandai semangat keberlanjutan kirab menuju titik-titik berikutnya.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Dengan nyala obor yang terus terjaga, estafet Porprov tak hanya membawa semangat kompetisi, melainkan juga menyulut api kebersamaan dan identitas kultural masyarakat Jawa Timur. (red) 

 

 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru