MERAHPUTIH| JAKARTA- Dokter dan tenaga media yang ditugaskan di RSD Wisma Atlet, Jakarta tetap semangat dalam menjalankan tugas. Di sebuah video viral memperlihatkan mereka semangat dalam memerangi pandemi Covid-19. Mereka mengatakan tidak memikirkan hari Lebaran yang hampir tiba. "Kami tidak mikir lebaran. Tidak mikir ke mall. Tetap semangat," kata salah seorang tenaga medis.
Di bagian lain Kepala Kesehatan Kodam Jaya/Jayakarta Kolonel CKM dr Stefanus Donny Guntur yang membawahi Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta berharap, kesadaran masyarakat untuk ikut membantu memutus rantai penyebaran COVID-19.
Baca juga: SIM Gratis untuk Tenaga Medis di Wisma Atlet
"Bantuan yang paling penting dari masyarakat adalah kesadaran untuk ikut memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menjalankan protokol kesehatan," kata dia saat jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang disiarkan langsung akun Youtube BNPB Indonesia dipantau dari Jakarta, Kamis.
Dia berharap, masyarakat ikut menjaga diri dan sesama, serta tidak ikut menyebarkan COVID-19 dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menggunakan masker saat di luar rumah, tetap tinggal di rumah, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.
Donny mengatakan pasien di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran sudah cukup banyak, yaitu 1.018 orang.
Selain itu, kata dia, sudah cukup banyak juga yang dinyatakan sembuh, yaitu 1.800-an orang.
"Pasien tidak hanya dari Jakarta saja, tetapi juga ada yang dari luar Jawa. Mereka ada yang datang secara mandiri, ada yang rujukan dari rumah sakit," tuturnya.
Baca juga: RSD Wisma Atlet Sembuhkan 1.792 orang Pasien Corona
Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran menjadi rujukan untuk pasien COVID-19 kategori ringan dan sedang, sedangkan kategori berat dirawat di rumah sakit rujukan.
Donny mengakui pada awal pengoperasian Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran memang banyak kendala yang dihadapi karena keterbatasan yang ada, termasuk ketidakpahaman tenaga kesehatan tentang protokol terapi COVID-19 yang relatif baru.
"Saat ini sudah jauh lebih teratur. Sambil berjalan terus diperbaiki. Dalam waktu dua minggu, sudah lebih tertata rapi," katanya.
Baca juga: RSD Wisma Atlet Catat Pasien Sembuh Covid-19 Sebanyak 1.707 Orang
Wisma Atlet Kemayoran yang terdiri atas tujuh menara telah dioperasikan dua menara untuk rumah sakit darurat, yaitu Tower 7 dan Tower 4, sedangan Tower 3 sebagai tempat tinggal tenaga kesehatan.
"Tower 6 saat ini sedang dalam proses rehabilitasi untuk menjadi rumah sakit darurat. Penyelesaiannya sudah 98 persen, tinggal pembenahan dan pengisian alat kesehatan," katanya. (oso/ono)
Editor : Eko Yudiono