MERAHPUTIH I SEMARANG – Suasana pagi Kota Semarang pada Senin (18/8) mendadak riuh oleh langkah kaki ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Mereka berbaur dalam keceriaan Jateng Fun Run 8K, sebuah ajang lari santai yang membuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, berdiri di garis start depan Kantor Gubernur Jateng. Dengan semangat, ia melepas peserta yang langsung mengalir melewati rute ikonik Kota Semarang: dari Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Jalan Kartini, Bubakan, hingga menapak tilas jejak sejarah di kawasan Kota Lama. Para pelari lalu menyeberangi Jembatan Mberok, menyusuri Jalan Thamrin, melintasi Taman Warak Ngendok–Tri Lomba Juang, sebelum akhirnya kembali lagi ke Kantor Gubernur sebagai garis finish.
Baca juga: Peresmian Lima Infrastruktur Baru: Prabowo Tegaskan Konektivitas Jadi Tulang Punggung Pemerataan
Bagi Sumarno, keberhasilan acara ini terletak bukan pada kecepatan berlari, melainkan pada antusiasme para peserta.
“Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua. Walaupun persiapannya mendadak, tapi semangatnya luar biasa. Hari ini kita fun saja, berlari bersama sambil menikmati suasana Semarang,” ujarnya sambil tersenyum.
Nada serupa juga datang dari Plt Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jateng, Laksono Dewanto. Ia menegaskan bahwa meskipun panitia hanya punya waktu persiapan singkat, energi yang ditunjukkan peserta sungguh di luar dugaan.
“Harapannya, Jawa Tengah bisa semakin sehat, semakin solid, dan terus berkarya untuk kesejahteraan masyarakatnya,” ucap Laksono.
Kemeriahan Fun Run 8K ini tak hanya dirasakan para ASN, tapi juga warga Kota Semarang. Padang, salah satu peserta, menyebut lari santai ini sebagai ajang kebersamaan.
“Tidak ada medali, tidak ada jersey resmi, tapi tetap semangat. Delapan kilometer berhasil saya tuntaskan tanpa cedera. Harapannya Jawa Tengah semakin hebat dan sejahtera,” kata Padang, sambil mengusap peluhnya.
Baca juga: Posyandu Enam SPM Dikebut, Jateng Siapkan Lompatan Layanan Publik
Jateng Fun Run hanyalah pintu pembuka dari rentetan agenda besar yang disiapkan Pemprov Jawa Tengah. Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 berlangsung pada 18–24 Agustus 2025, tersebar di tiga daerah utama: Kota Semarang, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Jepara.
Senin malam (18/8): Jateng Bersholawat di Alun-alun Kabupaten Batang.
Selasa pagi (19/8): Upacara peringatan Hari Jadi ke-80 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Selasa malam (19/8): Opening Ceremony di Alun-alun Kabupaten Jepara, dimeriahkan penampilan grup musik NDX AKA.
Rabu (20/8): One Day Trip ke Karimunjawa bersama para kepala daerah se-Jawa Tengah.
Sabtu (23/8): Jepara Art Carnival yang akan mengubah pusat kota jadi panggung seni raksasa.
Minggu (24/8): Fun Walk di Alun-alun Jepara, dilanjutkan Festival 10.000 Mangkok Soto untuk mencatatkan Rekor MURI.
Sementara di Kota Semarang, agenda juga tak kalah padat. Mulai dari Expo UMKM, Kuliner, dan Jamu pada 20–22 Agustus di halaman Kantor Gubernur dan DPRD, hingga Job Fair di Kantor Disnakertrans Jateng pada 21–22 Agustus yang diikuti puluhan perusahaan. Malamnya, Kamis (21/8), warga akan disuguhi Parade Seni Budaya yang dimulai dari Tugu Air Mancur Jalan Pahlawan hingga Mapolda Jateng.
Sebagai puncak, Closing Ceremony akan digelar Minggu (24/8) di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, menampilkan band papan atas seperti Gigi dan Setia Band.
Baca juga: Pemprov Jateng Kerahkan Bantuan Cepat untuk Korban Longsor Banjarnegara
Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah tak hanya menjadi momentum nostalgia sejarah, melainkan juga panggung untuk meneguhkan tekad pembangunan. Melalui deretan kegiatan, Pemprov ingin menghadirkan suasana gembira sekaligus mendorong semangat kebersamaan.
Dari Fun Run di Semarang hingga Festival Soto di Jepara, dari Parade Budaya hingga konser musik, semuanya dirangkai untuk mengingatkan publik bahwa Jawa Tengah bukan hanya kaya tradisi, tetapi juga kuat dalam kebersamaan. (red)
Editor : Redaksi