Emil Dardak: Patriotisme Hari Ini Harus Nyata, Bukan Seremonial

harianmerahputih.id
Wagub Jatim Emil Dardak saat pimpin upacara Hari Pahlawan di Surabaya

MERAHPUTIH I SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengingatkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam aksi nyata di kehidupan masa kini, bukan sekadar seremoni tahunan. Pesan itu disampaikannya usai memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan Surabaya, Senin (10/11/2025). Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”

“Jika dulu perjuangan dilakukan dengan senjata, kini wujudnya adalah kepedulian, kesadaran sebagai warga negara, dan keterlibatan dalam pembangunan,” ujar Emil.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Ia menegaskan bahwa semangat kejuangan kini harus dihidupkan melalui dunia pendidikan, gerakan kepemudaan, dan praktik gotong royong di masyarakat. Emil juga mengingatkan agar semangat kolaborasi tidak tergantikan oleh pola pikir komersial. “Program desa berbasis gotong royong perlu terus didorong. Jangan semua hal diserahkan pada kontraktor,” tegasnya.

Lebih jauh, Emil menilai menjaga demokrasi yang sehat juga bagian dari perjuangan masa kini. Menurutnya, kritik terhadap pemerintah merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kebangsaan.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

“Ruang aspirasi publik harus dijaga. Mengkritik pemerintah bukan berarti melawan, tapi justru bentuk cinta pada negeri,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan terhadap pembangunan yang bermanfaat juga merupakan bentuk nyata patriotisme. “Kalau tahu sebuah proyek penting untuk masyarakat, lalu ada yang mencoba menghambat, kita harus berdiri di barisan depan untuk menyukseskannya,” tandasnya.

Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim

Emil menutup dengan ajakan agar peringatan Hari Pahlawan tidak berhenti pada upacara 10 November.

“Perjuangan itu berlangsung setiap hari. Patriotisme hidup dalam tindakan kita sehari-hari,” pungkasnya.(red) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru