Persebaya Gagal Maksimalkan Keunggulan Pemain, Arema Pulang dengan Satu Poin dari GBT

harianmerahputih.id
Bruno Moreira saat dilanggar oleh pemain Arema FC. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA – Duel sarat gengsi bertajuk Derby Jawa Timur kembali menyedot perhatian publik sepak bola nasional. Namun, laga antara Persebaya Surabaya kontra Arema FC pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (22/11) sore, harus berakhir tanpa pemenang. Skor 1-1 menjadi hasil yang mesti diterima kedua tim setelah 90 menit persaingan sengit di lapangan.

Meski tampil menekan sejak peluit pertama berbunyi, Persebaya justru tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Dime Dimov pada menit ke-63. Keunggulan Arema tak bertahan lama, sebab Bruno Moreira kemudian menyelamatkan muka tuan rumah sepuluh menit berselang dengan gol penyama kedudukan.

Baca juga: Persebaya Pecat Eduardo Perez, Gejolak di GBT Berbuah Keputusan Besar

Tambahan satu angka membuat Persebaya tetap bertengger di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 16 poin, sedangkan Arema FC berada satu strip di bawahnya, juga mengoleksi poin yang sama namun kalah dalam selisih gol.

Sejak awal laga, pasukan Bajol Ijo yang di bawah kendali pelatih Eduardo Perez langsung menerapkan high pressing untuk merobek pertahanan Singo Edan. Formasi 4-2-3-1 yang diusung memperlihatkan agresivitas tinggi dari lini depan, terutama dalam memaksa Arema kesulitan keluar dari tekanan.

Ancaman pertama hadir pada menit ke-6 melalui skema sepak pojok. Bruno Moreira memenangkan duel udara, tetapi sundulannya masih melebar dari sasaran. Tekanan semakin deras, namun rapatnya barisan belakang Arema yang dikomandoi Lucas membuat Persebaya terus frustrasi.

Arema FC sendiri mencoba mencuri peluang lewat pola 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan sayap. Dalberto sempat menguji refleks Ernando menjelang turun minum, tapi tembakannya gagal merubah skor. Babak pertama pun ditutup dengan kedudukan kacamata.

Baca juga: Thom Haye Puji Kekompakan Tim Usai PERSIB Tundukkan Dewa United

Memasuki babak kedua, Arema berani keluar menyerang. Serangan balik cepat Arkhan Fikri di menit ke-59 hampir saja membuka keunggulan, tetapi bola masih melambung tipis.

Ketegangan memuncak ketika bola umpan Valdesi ke muka gawang Persebaya mengenai kaki Dime Dimov dan meluncur masuk ke gawang sendiri pada menit ke-63. Skor berubah 0-1, memaksa tuan rumah meningkatkan ritme serangan.

Namun momentum Arema mendadak goyah dua menit kemudian. Sang gelandang, Metius, harus menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Perovic. Arema FC pun kehilangan satu pemain dan dipaksa bertahan total.

Baca juga: PERSIB Rapatkan Barisan, Singkirkan Dewa United dan Mantap di Jalur Papan Atas

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan benar oleh Persebaya. Serangan tak henti-hentinya mengalir dari segala lini, hingga akhirnya Bruno Moreira memecah kebuntuan pada menit ke-73 lewat sepakan akurat yang tak mampu ditepis Lucas. Publik GBT bergemuruh, harapan kemenangan kembali hidup.

Namun hingga menit akhir, solidnya pertahanan Arema membuat tambahan gol tak kunjung lahir. Wasit Rio Permana Putra menutup laga dengan skor 1-1, menyisakan rasa tak puas bagi kubu tuan rumah yang bermain lebih dominan sepanjang pertandingan.(red) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru