MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan taringnya di level nasional. Dua penghargaan sekaligus berhasil dibawa pulang dari ajang Penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2025 yang digelar Kementerian Kesehatan RI.
Pada penghargaan KKS, Jawa Timur ditetapkan sebagai Terbaik 2 Tim Pembina KKS Tingkat Provinsi 2025. Predikat ini mengafirmasi kerja pembinaan yang selama setahun terakhir dilakukan Pemprov Jatim kepada seluruh kabupaten/kota untuk memastikan program KKS berjalan konsisten dan berdampak.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Tidak hanya itu, Jatim juga mengantongi Tanda Penghargaan STBM setelah resmi mencapai status Provinsi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS). Status ODF ini menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan sanitasi berbasis perilaku masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, di kantor Kemenkes RI, Jakarta, Jumat (28/11).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut dua apresiasi nasional itu sebagai “buah dari kerja kolektif” seluruh elemen di daerah, mulai Tim Pembina KKS Provinsi, Forum Provinsi Sehat, hingga para kader di tingkat kabupaten/kota.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
“Ini bukti bahwa dedikasi seluruh tim tidak sia-sia. Prestasi ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menghadirkan pembangunan kesehatan yang merata dan berkelanjutan,” ujar Khofifah dari Surabaya, Sabtu (29/11).
Ia menegaskan bahwa capaian ODF 100% bukan sebatas angka laporan, melainkan representasi perubahan budaya bersih di tengah masyarakat. “Perubahan perilaku hidup bersih dan sehat memberi dampak langsung pada penurunan penyakit berbasis lingkungan dan menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan stunting,” jelasnya.
Khofifah juga memberi sorotan pada peran Tim Pembina KKS sebagai ujung tombak pemerintah di lapangan. Menurutnya, tidak mudah memastikan seluruh indikator kesehatan berjalan, namun penghargaan ini menjadi validasi atas ketekunan mereka.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Di sisi lain, pencapaian Jatim sebagai Provinsi SBS menegaskan konsistensi pembangunan sanitasi yang bertumpu pada kesadaran masyarakat. “Kini warga semakin memahami bahwa gaya hidup sehat bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan dasar. Ini juga berdampak pada meningkatnya usia harapan hidup,” tambahnya.
Menutup pernyataan, Gubernur Khofifah mengajak seluruh pihak untuk menjaga momentum ini. “Prestasi ini harus menjadi pengungkit semangat menuju Indonesia Sehat dalam perjalanan kita menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (red)
Editor : Redaksi