Sholawat Menggema, Ning Lia Kobarkan Semangat Santri Roudlotul Ulum

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I PASURUAN – Aula Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Wirogunan, Pasuruan, Selasa (17/2), berubah menjadi lautan semangat. Haflah Imtihan dan wisuda santri yang semula berlangsung khidmat mendadak bergemuruh saat Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menantang para santri melantunkan sholawat dengan suara paling lantang.

Di hadapan wali santri, tokoh agama, serta tamu undangan, Ning Lia, sapaan akrabnya lebih dulu melantunkan syair tauhid Allahul Kafi. Dengan suara mantap, ia memimpin bacaan:

Baca juga: Lia Istifhama: Kebijakan Strategis Pemprov Jatim Dongkrak Kepercayaan Wisatawan

“Allahul Kaafi rabbunal kaafi,
Qashadnal kaafi wajadnal kaafi,
Likulli kaafi kafaanal kaafi,
Wa ni’mal kaafii alhamdulillah,
Hasbunallahu wa ni’mal wakiil,
Ni’mal maulaa wa ni’man nashiiru.”

Ratusan santri serentak mengikuti. Gema sholawat membahana, menyatu dalam irama yang kompak dan penuh penghayatan.

Namun suasana belum berhenti di situ. Ning Lia kembali memantik semangat. “Allahu ya kafi rabbal kafi!” serunya lantang, menantang para santri mengulang dengan suara lebih keras dan percaya diri.

Aula pun pecah oleh sorak dan tepuk tangan. Gelak tawa mengiringi lantunan sholawat, menciptakan momen wisuda yang tak sekadar seremoni, melainkan juga penuh energi dan keceriaan.

Menurut Lia, tantangan tersebut bukan sekadar hiburan. Ia menyebut keberanian bersuara di depan umum sebagai fondasi penting pembentukan karakter.

Baca juga: Lia Istifhama Awali Ramadan dengan Ziarah, Tegaskan Makna Cinta dan Doa

“Anak-anak harus berani tampil dan mengekspresikan diri. Dari hal sederhana seperti ini, rasa percaya diri dan jiwa kepemimpinan bisa tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak selalu harus berjalan dalam suasana kaku. Pendekatan yang menyenangkan, kata dia, justru lebih efektif dalam menanamkan nilai serta membangun mental positif pada anak.

Sebagai bentuk apresiasi, Lia memberikan hadiah kepada santri yang paling lantang dan penuh semangat. Para wali santri tampak haru dan bangga melihat putra-putri mereka tampil tanpa ragu.pondok

Baca juga: Jawa Timur Deklarasikan Perang Total terhadap Narkoba, Desa Jadi Garda Terdepan

Sholawat Allahul Kafi sendiri sarat pesan tauhid dan tawakal—menegaskan keyakinan bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha Mencukupi dan sebaik-baik pelindung. Nilai itu, menurut Lia, perlu ditanamkan sejak dini agar santri tumbuh menjadi pribadi beriman, optimis, dan siap menghadapi masa depan.

Haflah Imtihan tahun ini pun menjadi lebih dari sekadar perayaan kelulusan. Di Roudlotul Ulum, wisuda menjelma momentum meneguhkan spiritualitas sekaligus membangun keberanian generasi muda.

“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang yakin kepada Allah, berani melangkah, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(dpr)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru