MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Timur masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi berbagai keterbatasan.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, mengakui bahwa masih ada sejumlah sekolah yang membutuhkan perhatian serius, terutama dari segi infrastruktur.
Baca juga: Sekolah Integritas, Upaya Tanamkan Kejujuran Sejak Dini
“Kami tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Namun dengan keterbatasan anggaran, kami terus berupaya menjalin sinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya usai upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (4/5).
Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.
Baca juga: Inovasi SMK Jatim, 130 Sekolah Kembangkan Kendaraan Listrik
“Kita harus saling membantu agar seluruh sekolah bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tambahnya.
Selain itu, Aries juga menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pendidikan, terutama melalui program kemitraan dengan sekolah.
Baca juga: Pendidikan Semesta, Misi Besar Jatim Wujudkan Akses Merata
Momentum Hardiknas ini diharapkan mampu memperkuat komitmen semua pihak untuk bersama-sama membangun sistem pendidikan yang inklusif dan merata.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.(pps)
Editor : Redaksi