PWU Jatim Raih Predikat Sehat A, Proses Pembenahan Dinilai Mulai Menunjukkan Hasil

harianmerahputih.id
Direktur Utama PT PWU Jawa Timur, Erlangga Satriagung

MERAHPUTIH I SURABAYA – PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur mencatat capaian positif pada tahun 2025 setelah berhasil meraih kategori perusahaan sehat A. Predikat tersebut menjadi penanda bahwa proses pembenahan yang dilakukan perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai menunjukkan hasil signifikan.

Direktur Utama PT PWU Jawa Timur, Erlangga Satriagung, mengatakan capaian tersebut tidak diraih secara instan. Menurutnya, berbagai upaya perbaikan internal yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir perlahan mulai memberikan dampak terhadap kesehatan perusahaan.

Baca juga: Dinas Pendidikan Jatim Dorong Lulusan SMK Siap Kerja dan Wirausaha

Erlangga menyampaikan apresiasi terhadap Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur yang telah memberikan berbagai rekomendasi terhadap kinerja perusahaan daerah, termasuk PWU.

“Yang pertama, saya menyampaikan terima kasih kepada pansus BUMD atas rekomendasi yang diberikan kepada Gubernur terhadap kinerja BUMD,” ujar Erlangga, Senin (11/5/2026).

Ia menilai kritik dan masukan dari DPRD menjadi bagian penting dalam proses evaluasi perusahaan agar mampu terus melakukan pembenahan di berbagai sektor. Menurutnya, PWU tidak menutup mata terhadap sejumlah persoalan yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah perusahaan.

“Kita akan terus memperbaiki kinerja, terkait dengan beberapa hal yang disorot oleh pansus BUMD, khususnya yang disorot tentang PWU,” katanya.

Erlangga menegaskan bahwa penilaian terhadap sebuah korporasi seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya melihat kondisi dalam satu periode tertentu. Sebab, perjalanan perusahaan membutuhkan proses panjang untuk mencapai titik perbaikan.

“Harusnya melihat sebuah korporasi tidak pada satu titik masa tertentu. Kalau dilihat hanya dalam satu tahun, maka riwayatnya lepas,” ucapnya.

Menurut Erlangga, perubahan kondisi PWU saat ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalankan selama tujuh hingga delapan tahun terakhir. Ia mengungkapkan, saat pertama kali memimpin perusahaan, kondisi kesehatan PWU masih berada pada kategori kurang sehat.

Baca juga: PAN Jatim Tancap Gas, Zulkifli Hasan Serukan Kader Siap Tarung Demi Tiga Besar di Jawa Timur

“Saya pegang PWU itu sudah 7-8 tahun, baru tahun 2025 ini kita mendapat kategori perusahaan sehat A. Dulu sebelumnya masih B, triple B dan sebagainya,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui capaian tersebut bukan berarti seluruh persoalan perusahaan telah selesai. PWU masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan modal usaha yang dinilai mempengaruhi percepatan pengembangan bisnis perusahaan.

Kondisi tersebut, kata Erlangga, membuat ruang gerak perusahaan dalam melakukan ekspansi maupun percepatan restrukturisasi menjadi terbatas. Ia bahkan mengibaratkan kondisi perusahaan seperti orang sakit yang membutuhkan pengobatan maksimal, namun hanya memiliki kemampuan terbatas.

“Sekali lagi, ini kita terbatas modal. Istilahnya itu kalau orang sakit, kita ini perlu obat, tapi kita ini kan mampunya beli vitamin,” katanya.

Baca juga: Wapres Gibran dan Khofifah Hadiri Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Tambakberas

Di tengah keterbatasan tersebut, PWU tetap berupaya menjaga stabilitas perusahaan sekaligus meningkatkan performa usaha di berbagai lini bisnis. Manajemen juga terus melakukan evaluasi terhadap unit-unit usaha agar lebih efisien dan produktif.

Predikat perusahaan sehat A yang diperoleh pada tahun 2025 dinilai menjadi momentum penting bagi PWU untuk meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu BUMD strategis di Jawa Timur.

Ke depan, PWU berharap dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat upaya transformasi perusahaan. Dengan dukungan permodalan yang lebih memadai, perusahaan optimistis proses pembenahan dapat berjalan lebih cepat dan berdampak terhadap peningkatan kontribusi bagi daerah.

Selain fokus pada penguatan bisnis, PWU juga disebut terus berupaya membangun tata kelola perusahaan yang lebih profesional dan akuntabel. Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan daerah mampu bersaing dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Jawa Timur.(pps)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru