Tiba di Korea Selatan, PERSIB Langsung Recovery Jelang Hadapi FC Seoul

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SEOUL – PERSIB Bandung tak punya banyak waktu untuk berleha-leha setelah tiba di Korea Selatan. Perjalanan panjang dari Indonesia langsung dilanjutkan dengan agenda pemulihan kondisi fisik pemain sebagai persiapan menghadapi FC Seoul pada AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27.

Skuad Pangeran Biru menjalani latihan ringan di Seoul, Senin (14/9/2026) sore. Sesi tersebut digelar hanya beberapa jam setelah rombongan PERSIB mendarat di Korea Selatan pada pagi hari.

Baca juga: Debut Bersama Persib, Gakuto Notsuda Lega Bisa Kembali Merumput

Tim pelatih memilih program dengan intensitas rendah. Fokus utama latihan bukan meningkatkan beban fisik, melainkan membantu pemain mengembalikan kebugaran setelah menjalani perjalanan udara yang cukup panjang.

Agenda tersebut dinilai penting mengingat PERSIB datang ke Korea Selatan dalam kondisi jadwal yang sangat padat. Sebelum bertolak ke Seoul, para pemain baru saja menjalani pertandingan pekan kedua Super League 2026/27 menghadapi Persija Jakarta.

Pertandingan bertajuk rivalitas klasik sepak bola Indonesia itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Hanya sehari setelah pertandingan tersebut, rombongan PERSIB kembali melakukan perjalanan internasional menuju Korea Selatan. Setibanya di Seoul, pemain mendapat kesempatan beristirahat sebelum kemudian menjalani latihan pemulihan pada sore hari.

Situasi tersebut membuat aspek recovery menjadi perhatian utama tim pelatih. Waktu yang tersedia menuju pertandingan ACL Two juga sangat terbatas.

PERSIB dijadwalkan menghadapi FC Seoul pada laga pertama Grup E ACL Two 2026/27 di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026).

Artinya, setelah menjalani pertandingan domestik pada Sabtu, pemain harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi Asia. Perjalanan lintas negara serta perubahan kondisi lingkungan menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi skuad Pangeran Biru.

Latihan ringan di Seoul tidak hanya ditujukan untuk mengembalikan kebugaran pemain. Sesi tersebut juga menjadi bagian awal proses adaptasi terhadap lingkungan baru.

Para pemain mulai berhadapan dengan kondisi cuaca, suhu, serta tingkat kelembapan udara yang berbeda dibandingkan dengan situasi di Indonesia.

Adaptasi tersebut menjadi salah satu aspek yang tidak bisa diabaikan karena pertandingan melawan FC Seoul tinggal hitungan hari. Tim pelatih harus memaksimalkan waktu yang ada untuk memastikan pemain dapat mencapai kondisi terbaik.

Baca juga: PERSIB Tundukkan Melbourne Victory, Igor Tolic Puji Kekompakan dan Mentalitas Pemain

Dengan program latihan yang terukur, PERSIB berharap efek perjalanan panjang tidak terlalu memengaruhi kesiapan pemain ketika pertandingan berlangsung.

Setelah menjalani sesi recovery pada Senin, PERSIB akan melanjutkan persiapan dengan agenda latihan resmi pada Selasa (15/9/2026).

Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Piala Dunia Seoul, venue yang akan menjadi lokasi pertandingan melawan FC Seoul sehari berikutnya.

Sesi latihan resmi itu akan menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk memberikan sentuhan akhir sebelum pertandingan. Selain mengevaluasi kondisi fisik pemain, tim juga dapat mematangkan aspek teknis dan taktik yang akan diterapkan menghadapi wakil Korea Selatan tersebut.

Di tengah persiapan singkat tersebut, PERSIB mendapatkan kabar positif dari kondisi skuad.

Seluruh pemain yang dibawa dalam rombongan menuju Korea Selatan dilaporkan berada dalam kondisi bugar. Tidak ada pemain yang mengalami masalah cedera dalam perjalanan maupun setelah menjalani pertandingan sebelumnya.

Baca juga: Dua Gol Balsa Sekulic Bawa Persib Tundukkan Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi PERSIB untuk menghadapi laga perdana Grup E ACL Two.

Ketersediaan seluruh pemain juga memberikan ruang lebih besar bagi tim pelatih dalam menentukan komposisi terbaik. Apalagi, pertandingan menghadapi FC Seoul menjadi ujian penting bagi PERSIB dalam kiprahnya di kompetisi antarklub Asia.

Setelah melakoni laga domestik melawan Persija, konsentrasi Adam Alis dan kawan-kawan kini sepenuhnya diarahkan kepada pertandingan di level Asia.

PERSIB harus mampu menjaga kebugaran sekaligus mengatasi efek perjalanan agar tidak kehilangan momentum. Recovery, adaptasi lingkungan, serta latihan resmi menjadi rangkaian penting sebelum pertandingan dimulai.

Dengan waktu persiapan yang minim, PERSIB dituntut cepat beradaptasi. Perjalanan panjang dari Indonesia ke Seoul harus segera dilupakan ketika pertandingan dimulai.

Laga melawan FC Seoul pada Rabu (16/9/2026) pun menjadi ujian berikutnya bagi Pangeran Biru setelah menghadapi Persija. Kali ini, bukan hanya persaingan di kompetisi domestik yang menjadi taruhan, tetapi juga langkah awal PERSIB dalam persaingan Grup E ACL Two 2026/27.(ban)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru