Ning Lia Apresiasi Khofifah Raih Rekor MURI Lewat Gerakan Sedekah Oksigen

Reporter : prass prasetyo

MERAHPUTIH I SURABAYA – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi keberhasilan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui gerakan penanaman mangrove dalam Festival Mangrove Jawa Timur XI.

Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, menilai gerakan yang dikemas dengan istilah "sedekah oksigen" tersebut menjadi langkah konkret membangun kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Baca juga: Tempuh 1.000 Kilometer Surabaya-Jakarta, 30 Pesepeda Bawa Misi Solidaritas untuk Palestina

Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar aksi penghijauan, melainkan investasi ekologis untuk melindungi wilayah pesisir sekaligus menjamin kehidupan generasi mendatang.

"Sedekah oksigen yang digaungkan Ibu Khofifah merupakan pesan luar biasa. Menanam mangrove bukan hanya menjaga lingkungan hari ini, tetapi juga memberikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang," ujar Ning Lia.

Penghargaan MURI tersebut diraih melalui penanaman mangrove serentak dengan melibatkan jumlah pelajar dan masyarakat terbanyak di Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di Bee Jay Bakau Resort (BJBR), Kota Probolinggo, Selasa (3/11/2026).

Baca juga: Produk Peternakan Dominasi Misi Dagang Jatim-Sulsel

Gubernur Khofifah menegaskan, mangrove memiliki peran strategis dalam mencegah abrasi, menyerap karbon, menjaga keanekaragaman hayati, serta menopang kehidupan masyarakat pesisir. Karena itu, penanaman harus dibarengi perawatan agar manfaatnya berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Jatim Jumadi menyampaikan, luas kawasan mangrove di Jawa Timur meningkat dari 27.221 hektare pada 2021 menjadi 31.067 hektare pada 2025. Artinya, terjadi penambahan 3.846 hektare dalam empat tahun.

Baca juga: DPD RI Go to School, Ning Lia Ajak Siswa SMAN 16 Surabaya Melek Politik dan Tak Apatis

Bahkan, tutupan mangrove Jawa Timur disebut menjadi yang terluas di Pulau Jawa, dengan luasan hampir 50 persen dari total kawasan mangrove regional.

Ning Lia berharap pencapaian tersebut menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan. Keterlibatan pelajar dan generasi muda juga dinilai penting agar semangat sedekah oksigen berkembang menjadi budaya peduli lingkungan, bukan sekadar kegiatan seremonial. (pps)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru