Antisipasi Corona, 52 Orang Dipulangkan Dari Bali

harianmerahputih.id
Tim gabungan memeriksa suhu tubuh penumpang yang masuk ke Bali, melalui Pos II Pelabuhan Gilimanuk (Foto: ide)

MERAHPUTIH | BALI - Sebanyak 52 orang berasal dari luar Bali dipulangkan selama kurun waktu sebulan terakhir. Pemulangan ini sebagai langkah antisipasi penanggulangan penyebaran Corona atau Covid 19, yang menjadi pandemi hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Mereka dipulangkan melalui Pelabuhan Gilimanuk, menuju pelabuhan di Banyuwangi. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, pemerintah daerah tidak melarang adanya warga luar daerah datang ke Bali.

Baca juga: Banyuwangi BMX Supercross 2025 Dibuka, Sirkuit Muncar Jadi Sorotan Dunia

Ke 52 orang yang masuk ke Bali itu, teridentifikasi berasal dari zona merah penanganan Covid-19. Serta tidak memiliki tujuan yang jelas. Sementara, pemerintah setempat harus selektif terhadap kehadiran pendatang.

"Ya, saya terima laporan banyak yang dipulangkan. Diantar sampai kapal. Memang seharusnya bisa selektif dari Ketapang. Kita tidak melarang orang masuk Bali tapi harus jelas tujuannya," kata Bupati Putu Artha, Sabtu (4/4).

Data yang dihimpun MERAHPUTIH.ID dari Dinas Kependudukan Jembrana, tercatat sejak 1 Maret hingga 31 ada 121 orang yang diperiksa. Mereka, diantaranya 73 orang kedapatan tidak membawa KTP, 48 orang KTP nya sudah tidak berlaku.

Baca juga: Prabowo Ingin Whoosh Melaju Sampai Banyuwangi: “Surabaya Zaman Dulu, Sekarang Banyuwangi”

Selain 52 orang yang dipulangkan, sisanya 69 orang masih ditoleransi melanjutkan perjalanan ke Bali. Mereka yang tidak punya tujuan jelas datang ke Bali, lainnya yang juga ditolak karena datang sekedar untuk wisata tidak bekerja atau tengah mengirim logistik makanan dan kebutuhan warga Bali.

"Ini bentuk kesiapsiagaan kita mengantisipasi penyebaran Covid-19. Bukan melarang orang datang ke Bali, tapi kalau mereka yang datang berasal dari daerah zona merah Corona, saya minta dikembalikan ke daerah asal. Isolasi di daerah masing masing," tegas Artha.

Sementara itu, Kapolsek Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan pihaknya bersama tim gabungan bertugas semaksimal mungkin sesuai protap yang ada.

Baca juga: Getar Megathrust Banyuwangi, Jawa Timur Kembali Diingatkan Soal Ancaman Gempa

Pihaknya meminta supaya semua pihak menciptakan situasi yang aman dan kondusif dalam kondisi seperti ini.

"Tiap saat kami pantau anggota yang bertugas karena kami juga wajib memeriksa orang, barang dan kendaraan karena jangan sampai juga ada penyelundupan. Tidak hanya antisipasi virus corona," tegasnya.(ide)

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru