Gubernur Khofifah Ajak ASN Melek Digital dan Tingkatkan IKI

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sovenir kepada Walikota Parepare Taufan  di sela sela acara pelatihan pengembangan kompetensi di BPSDM Jatim.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sovenir kepada Walikota Parepare Taufan di sela sela acara pelatihan pengembangan kompetensi di BPSDM Jatim.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Sebanyak 200 ASN dari Kota Parepare Sulawesi Selatan (Sulsel) berkunjung di Kantor BPSDM Jatim selama 2 hari. Mulai Rabu (26/10) hingga Kamis (27/10) mereka hadir untuk mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan wejangan pada ASN eselon II, III dan IV dari Parepare. 

Pada kesempatan itu, Khofifah mengingatkan soal pentingnya IKI (inisiatif, kolaboratif, dan inovatif). Itu bisa jadi kunci sukses ASN di era sekarang. 

“Kolaborasi ini harus dilakukan antar-OPD. Setiap instansi tak bisa terpisah-pisah,” ungkap Khofifah saat memberikan ceramah.

Khofifah berharap kerja sama antara Parepare dan Jatim tak berhenti sampai pelatihan. Ada tindak lanjut dari hubungan antardaerah. 

“Insya Alloh saya juga akan berkunjung ke Parepare,” ucap Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut ada banyak hal yang perlu dilakukan ASN untuk berkembang. Harus ada keinginan untuk melek digital. Setiap OPD yang dinilai sukses harus mampu mendorong OPD lainnya.

Pelatihan yang digelar di BPSDM Jatim juga dihadiri Walikota, Wakil Walikota dan Sekda kota Prepare dan sejumlah pejabat dari kota tersebut. 

Khofifah menjelaskan bahwa kesuksesan pemerintahan tak lepas dari inovasi di bidang layanan. Tingkat kepuasan layanan harus bagus. 

“Kepuasan jadi tolak ukur. Saya berharap seluruh ASN di Parepare juga terus berupaya untuk meningkatkan layanan masyarakat,” kata Khofifah. 

Sementara Wali Kota Parepare Taufan Pawe menjelaskan bahwa pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kompetisi ASN. Harapannya semangat berinovasi di Pemprov Jatim bisa menular pada ASN di Parepare. 

“Jadi, kegiatan hari ini adalah upaya pemerintah kota untuk meningkatkan sumber daya manusia dan integritas aparatur sipil negara. Kami sudah banyak mendengarkan arahan, ceramah umum dari Bu Gubernur, " Taufan. 

"Di atas sekali tergambarkan bahwa organisasi pemerintahan di Jawa Timur wajar diteladani dengan baik agar produktivitas kinerja di daerah kami bisa lebih oprimal, "imbuh Taufan. 

Seusai memberikan ceramah di BPSDM Jatim, Gubernur Khofifah mengupaskan nanas jenis PK-1 dan mangga jenis alpokat diberikan kepada para pejabat dari Parepare itu.

Perlu diketahui, BPSDM Pemprov Jatim telah menjadi pusat pengembangan kompetensi ASN secara nasional. Salah satu indikatornya telah meraih Akreditasi A dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. (red)

 

 

 

Editor : prass prasetyo